Minus


Hari rabu 16 Januari 2013 menjelang tengah hari saya masih di jalan tol bandara, saya baru pulang dari perjalanan dinas ke Palembang. Di perjalanan terbesit pikiran untuk izin tidak masuk kantor hari ini karena ingin ke Rumah Sakit memeriksakan mata saya yang sepertinya sudah tidak sehat lagi. Alhamdulillah pimpinan di kantor mengizinkan saya.

Karena menggunakan asuransi ASKES saya harus mengambil rujukan dari Puskesmas terlebih dahulu. Jadilah siang hari saya berangkat ke Puskesmas Jatinegara. Di loket saya sempat ditegur petugas Puskesmas karena terlalu siang datangnya (sudah jam 12 lewat). Setelah registrasi di loket pendaftaran saya diarahkan ke Poli Askes di lantai 2, disana saya menemui seorang ibu yang akan menerbitkan surah rujukan saya, setelah itu saya ke Poli Umum untuk meminta tanda tangan dokter di surat rujukan itu. Barulah setelah itu saya bisa ke RS.

Sudah hampir jam 1 siang saya tiba di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo atau yang biasa lebih di kenal RSCM. Di awali dari loket ASKES Centre untuk mendapatkan SJP (Surat Jaminan Pelayanan), kemudian saya ke Poli Mata yang sekarang sudah pindah ke gedung baru tersendiri.

Gedung Kirana adalah nama gedung poli mata RSCM, namun sayangnya pas saya sampai di gedung itu, petugasnya bilang sudah tutup. Wew…kecewa rasanya, tetapi memang bukan salah mereka juga, mereka sudah bikin aturan seperti itu ya mau gimana.

Akhirnya saya meluncur ke Klinik Mata Nusantara (KMN) di jalan Dewi Sartika Jakarta Timur. Disana saya diperiksa dokter chinese tapi udah spesialis, namanya dr. Martin Sondak, SpM. Sebelum ke ruang periksa dokter, saya lebih dulu diperiksa kondisi matanya oleh perawat.

Saya pun dipanggil ke ruang periksa dokter, wah salut juga sama dokter yang satu ini, sangat welcome dan friendly sekali. Penjelasannya pun panjang lebar, jadinya kita sebagai pasien merasa sangat nyaman dan puas. Setelah diperiksa, akhirnya mata saya di vonis “minus”. Hasil pemeriksaan di klinik ini, mata kanan saya min 1,25 dan mata kiri 1,25 tanpa silinder.

Besoknya saya kembali ke RSCM, lebih pagi tentunya. Setelah daftar dan mengantri tidak terlalu lama, giliran saya dipanggil ke ruang periksa dokter. Sama seperti di KMN kemarin sebelum ke ruang periksa dokter, saya diperiksa dulu sama perawat. Saya diperiksa dokter perempuan dan orang bali, terlihat dari namanya dr Ni Gusti Ayu (belum spesialis).  Dan tidak jauh berbeda dengan diagnosa dokter kemarin, mata saya memang sudah minus ternyata. Hasil pemeriksaan di RSCM, mata kanan saya min 1,25 dan mata kiri min 1,00 tanpa silinder.

Resep dari RSCM pun langsung saya bawa ke Optik Citra punya orang Padang di depan Mall Arion Rawamangun. Tanpa lama-lama kacamata saya langsung jadi, bisa ditunggu, karena stok lensanya ada.

Dan sekarang saya menjadi orang berkacamata, tapi bukan kacamata kuda lho, hehehe.

3 thoughts on “Minus

  1. photo says:

    The drawback of cellulite exercises, though, is that the shock of
    hitting bumps, potholes and other sometimes painful symptoms that rosacea can cause.
    What some travelers may not be able to fit the baggage
    in the dermis layer of skin, which leads to filling of
    the draw. Chance. Select a seat as quickly as possible.
    Backpack in front of the skin associated with rapid growth common in puberty
    or weight gain e.g. pregnancy or muscle building.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s