Kebiasan Menunda Yang Mematikan


Berteman dengan yang namanya menunda sudah pasti akan merugikan diri kita sendiri, banyak sekali dampak negatifnya yang akan terasa maupun yang tidak dirasakan secara langsung. Orang dengan kebiasaan menunda sudah pasti akan banyak kehilangan peluang untuk maju, berhasil, dan sukses. Kenapa? tentu jawabannya karena setiap ada peluang untuk maju, berhasil, dan sukses selalu ia sia-siakan dengan bilang “ah nanti sajalah”, sungguh amat menyedihkan jika penyakit menunda ini sudah menginfeksi diri kita apalagi kalau telah mencapai stadium 3 alias udah parah-parah banget .

Berbicara menunda jikalau dikaitkan dengan pribadi saya tampaknya udah ada hubungan yang cukup akrab, entah kenapa saya susah sekali menghilangkan kebiasaan buruk satu ini. Mungkin ada hubungannya dengan tipe kepribadian saya kali yah, dari buku Personality Plus (Florence Littauer) disimpulkan bahwa saya ini adalah seorang yang berkepribadian “Plegmatis”. Nah dari buku itu juga saya dapati seseorang Plegmatis adalah seseorang dengan tipe tertutup (introvert), mereka orang yang damai, sering menghindari konflik dengan siapapun, sulit untuk tegas, termasuk susah untuk tegas kepada diri sendiri dalam melakukan sesuatu.

Dan fakta yang terjadi dalam kehidupan yang telah saya jalani benar-benar telah memperlihatkan dampak negatifnya, dulu sewaktu kuliah saya termasuk mahasiswa yang lumayan sering telat (tiga tahun kuliah tuh tetep aja, he..he..), saat memimpin sebuah organisasi di kampus saya lebih cenderung menunda-nunda berbagai keputusan (desicion), di kehidupan sehari-hari saya pun banyak hal yang saya rasakah akibat buruk dari penyakit menunda tadi.

Sampai saat ini pun hantu menunda itu sering menghantui saya dalam kehidupan nyata, dia masih saja sering menampakkan dirinya dalam diri saya, berbagai jurus jitu dari buku, seminar, dll cukup banyak sudah diketahui, namun hingga kini masih belum maksimal secara totalitas membuat sang menunda tewas tanpa ada bagian tersisa lagi.

Ya Rabb bantu hamba untuk menemukan solusi dari masalah pribadi saya ini, amiiin allahumma amiiin. Doakan saya sahabat.

Nb : Tulisan ini pun dibuat dalam keadaan saya tengah menunda pekerjaan yang lebih penting dan lebih diprioritaskan semestinya

Warnet MidPoint, 21 Februari 2010

2 thoughts on “Kebiasan Menunda Yang Mematikan

  1. ulin says:

    haahhaaa… itu masih mendingan wan, setidaknya masih punya rencana dan agenda, walaupun masih sering di tunda2.

    daripada tanpa rencana dan agenda sama sekali????

    >>>>>>>>> BUKAN AQ LHO?????…<<<<<<<<<

    WKWKWKKWKKKK…..

    Like

  2. portalwongsukses says:

    ulin :

    haahhaaa… itu masih mendingan wan, setidaknya masih punya rencana dan agenda, walaupun masih sering di tunda2.

    daripada tanpa rencana dan agenda sama sekali????

    >>>>>>>>> BUKAN AQ LHO?????…<<<<<<<<<

    WKWKWKKWKKKK…..

    Betul lin, kalo dibandingin gak punya rencana dan agenda sama sekali, tapi alangkah lebih baik kalo dalam kamus hidup qt gak ada lagi yang namanya “PENUNDAAN”

    Yo..yo..aq percaya koq kalo itu bukan ulin, he..he..🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s