SILATURRAHIM KE BEKASI



Pukul 04.32 tepat saat adzan shubuh berkumandang saya terbangun dari nikmat tidur yang alhamdulillah masih dirasa hingga hari ini, saya langsung beranjak ke kamar mandi untuk mengambil wudhu, teman kos akh Ewis dan akh Aji tampaknya sudah duluan pergi ke masjid, sedangkan akh Al Haq mengantri di luar kamar mandi menunggu saya selesai,  setelah merasakan segarnya air wudhu saya pun langsung pergi ke masjid Nurus sobah yang tak jauh dari rumah kos kami.

Pulang dari shalat shubuh saya langsung ganti pakaian untuk segera pergi ke tempat yang telah direncanakan dari semalam, pukul 05.30 saya melangkahkan kaki ke jalan raya jalan Otista namanya, dengan menaikki mikrolet M06 Tujuan Kampung Melayu- Gandaria saya melaju bersama putaran roda mobil itu yang semakin kencang, di dalam mobil saya sempat menyapa seorang adik yang masih sma menanyakan apakah terminal cililitan sudah lewat, karena di terminal itu rencananya saya akan berganti kendaraan atau transit ke mikrolet KWK T04 tujuan Cililitan – Pondok Gede. Lalu saat sudah berada dalam KWK T04 saya kembali bertanya pada pak sopir menanyakan apakah kita akan melewati hotel HobiHobi, namun perkiraaan saya meleset karena mikrolet itu tidak melewati hotel tersebut padahal setelah saya pelajari target tersebut semalam melalui browsing ke beberapa situs, dan google maps saya mempunyai kesimpulan bahwa saya hanya akan dua kali naik mikrolet dan berhenti tepat di hotel tersebut. Dari informasi yang saya dapat dari pak sopir dan satu penumpang yang turut mengarahkan saya mesti naik mikrolet satu kali lagi agar sampai ke sasaran tadi, saya akhirnya kembali berpindah ke mikrolet KR tujuan Kampung Rambutan – Pondok Gede.

Dan alhamdulillah akhirnya saya dapati sebuah plang bertuliskan HOBI HOBI yang cukup besar terpampang di pinggir jalan tempat mikrolet saya melaju. Tak lama setelah turun saya langsung memencet keypad hp mengetikkan beberapa kata dan kemudian di send ke seorang sahabat Hanif. Saya tiba disana pukul 7 lewat, cukup memakan waktu lama karena di jalan tadi sempat dua kali terjebak macet di pasar Kramat Jati dan disekitar jalan lubang buaya.

Dengan langkah pasti🙂 saya langsung menerobos pintu gerbang Hobi Hobi yang memang terbuka lebar seakan menyambut setiap orang yang lewat disitu, dari kejauhan kulihat seorang wajah yang tak asing lagi bagi saya sedang berjalan menyusuri lorong melangkah menuju ke arah saya, dan benar itu Hanif, alhamdulillah akhirnya kami bisa berjumpa kembali setelah terakhir pertemuan di Palembang saat saya datang ke rumahnya minta tolong menggunakan mobilnya untuk pindahan.

Hanif memang sedang berada di Bekasi karena dia sedang melaksanakan PKL (Praktek Kerja Lapangan) bersama teman-temannya mahasiswa Teknik Elektro konsentrasi Telekomunikasi Universitas Sriwijaya, di Hotel Hobi Hobi mereka akan menginap satu malam, setelah perjalan sebelumnya dari Bandung dan Yogyakarta, hari ini mereka akan melanjutkan petualangan PKL ke Dufan Ancol. (PKL ke dufan apa kata dunia🙂, untung dulu saat kuliah angkatan kami tidak ada PKL, karena memang PKL tuh identik dengan jalan-jalan bukan untuk menambah perbendaharaan wawasan, memang ada sih ilmu yang bertambah, tapi dibanding jalan-jalannya kayaknya lebih banyak di jalan-jalan, biayanya mahal lagi, he..he..).

Kami asyik ngobrol bercerita tentang berbagai hal, saat asyik berbincang berdua, tiba pula sahabat Bobby, yang dulunya kami bertiga ini tinggal tak berjauhan, tepatnya di jalan lunjuk jaya sekitar masjid Al Hidayah, Hanif dan Bobby sama-sama kuliah di FT Unsri. Mereka tinggal di Lunjuk bersama keluarganya, sedangkan saya waktu itu ngekos saat menempuh studi di D3 Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya.

Obrolan pun semakin hangat, kami melepas rindu karena sepertinya sudah lama kami terputus komunikasi, kami pun sempat berfoto-foto di tempat yang tampak masih asri tersebut.

Sebuah bus besar produksi Mercedez Benz mulai dipadati oleh gerombolan anak-anak muda yang hampir semuanya membawa koper, itu tandanya rombongan PKL Unsri akan segera meninggalkan hotel, saya ikut Hanif dan Bobby dulu sebentar untuk melihat kondisi dalam penginapan tersebut, eh…saya kira mereka langsung ke kamar mereka, rupanya mereka mengajak saya berjalan menyusuri kolam renang hingga tiba di sebuah meja panjang, yang mengalirkan bau sedap yang menggugah selera, di atas meja itu berbaris rapi berbagai pilihan sarapan yang  siap disantap, (he..he..makan gratis eui🙂 ).

Dan kami pun akhirnya berpisah saat bus besar mereka segera akan berangkat, meninggalkan kota Bekasi menuju ibukota Jakarta, besar kemungkinan besok mereka sudah tiba lagi ke kota tercinta Palembang Darussalam. Selamat tinggal sahabat, semoga kita bisa berjumpa lagi dalam keadaan yang selalu lebih baik dari hari ini, amiiin

Sebuah warnet di Pondok Gede, 28 Januari 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s