Era TV Digital Dimulai


digital tv20 Mei 2009 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, presiden Republik Indonesia meresmikan siaran pertama televisi digital seusai kata sambutannya dalam peringatan HARKITNAS ke-101. Peluncuran TV Digital ini digawangi oleh konsorsium TV Digital Indonesia yang terdiri dari enam televisi swasta yakni TV One, SCTV, Trans 7, Trans TV, ANTV, dan Metro TV.

Apa dan bagaimana TV Digital ini? Mari kita lanjutkan pembahasannya.

Menurut Wikipedia, TV Digital atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal audio, video, dan data ke pesawat televisi. Terjadinya perkembangan teknologi penyiaran tv di dunia yang beralih dari analog ke digital akan sangat berdampak signifikan dan menjadi sebuah tantangan bagi bangsa kita. Jika kita belum mempunyai tv digital ini tidak masalah, karena tv analog yang sudah kita punya di rumah masing-masing bisa juga menangkap sinyal siaran digital ini dengan menambahkan alat yang disebut set top box. Dan pemerinth sudah menyiapkan sekitar 900 set top box untuk dibagikan cuma-cuma kepada masyarakat. Perangkat ini juga nantinya akan dijual di pasar dengan harga sekitaran Rp 300 ribu.

Teknologi ini punya ketahanan terhadap efek interferensi, derau (noise) dan fading, serta kemudahannya untuk dilakukan proses perbaikan ( recovery ) terhadap sinyal yang rusak akibat proses pengiriman/transmisi sinyal. Perbaikan akan dilakukan di bagian penerima dengan suatu kode koreksi error ( error correction code ) tertentu. Kelebihan lainnya adalah efisiensi di banyak hal, antara lain pada spektrum frekuensi (efisiensi bandwidth), efisiensi dalam network transmission , transmission power , maupun consumption power .

Di samping itu, TV digital menyajikan gambar dan suara yang jauh lebih stabil dan resolusi lebih tajam ketimbang analog. Hal ini dimungkinkan oleh penggunaan sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang tangguh dalam mengatasi efek lintas jamak ( multipath ).

Pengertian

Interferensi adalah suatu kejadian dimana dua gelombang atau lebih berjalan melalui bagian yang sama dari suatu ruangan pada waktu yang bersamaan.

Derau atau yang biasa disebut noise adalah suatu sinyal baik yang bersifat akustik (suara), elektris, maupun elektronis yang hadir dalam suatu sistem (rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk gangguan yang bukan merupakan sinyal yang diinginkan.

Fading adalah fenomena pelemahan daya sinyal yang sampai di antena penerima dengan adanya variasi peredaman gelombang radio yang bersifat acak oleh media transmisi.

Bandwidth adalah banyaknya data dalam satuan bits per second yang dapat ditransmisikan lewat sebuah medium jaringan dalam satu satuan waktu

Spektrum adalah sebaran intensitas terhadap panjang gelombang atau frekuensi.

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 23.10 WIB 28 Mei 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s