Musibah Oh Musibah


Musibah adalah benar-benar sesuatu hal yang masing-masing pribadi kita pasti tidak mengharapkannya dan merindukannya. Tetapi ketika Allah SWT berkehendak menguji kita sebagai hamba-Nya dengan sebuah musibah, maka tiada daya dan upaya yang dapat mengurungkannya. Semoga bukan nilai keburukannya yang kita ambil dari sebuah musibah, tetapi haruslah kita mengambil nilai kebaikannya dari musibah itu.

Orang yang Allah inginkan kebaikan atasnya maka akan diberinya musibah.

(HR Bukhari)

Dua hari ini berita duka perihal musibah terdengar ke telinga saya, dan musibah ini menimpa saudara saya di BEM Polsri, yakni Akh Hardianysah (presiden mahasiswa) dan Akh Reza Sungkono (wakil presiden mahasiswa).

Tanggal 3 Agustus sekitar pukul 20.35 sebuah pesan singkat (sms) masuk ke hp saya, ketika saya lihat ternyata sms dari Akh Ovi (ketua MPM Polsri), sms itu pun saya buka. Dan saya cukup terkejut membaca sms itu, Innalillaahiwainnailaihiroojiuun Akh Hardiansyah ternyata mengalami kecelakaan dan beliau sudah berada di RS. Siti Khadijah. Saya pun bergegas menghubungi Akh Pika (Gubma T. Komputer), saya berharap malam itu langsung bisa menjengguk beliau di RS, tetapi harapan itu sirna ternyata Akh Pika sudah berada di kampung halaman (mudik).

Pagi hari tanggal 4 Agustus, saya menghubungi korwat LDK untuk mengabari ke seluruh akhwat LDK, karena sore hari itu pukul 16.30 WIB pengurus LDK akan menjengguk Akh Hardi. Dan sore itu pun tiba, bersama Akh Rahmat, Akh Niranto, dan Akh Umar kami langsung meluncur menuju RS. Siti Khadijah, yang akhwat sebagian besar sudah menunggu di RS. Siti Khadijah, setelah disanapun kami bertemu dengan pengurus LDK yang lain yakni Akh Berni dan Akh Bobby.

Langkah kami langsung mencari ruang Marwah nomor 6 tempat Pak Pres dirawat, tak lama mencari akhirnya ruangan itu kami temukan. Ternyata jajaran kabinet BEM sudah ramai berkumpul disana, juga ada ikhwah dari KAMMI Daerah Sumatera Selatan, selain sebagai presiden mahasiswa Akh Hardi juga memegang amanah sebagai kadept. Kajian Strategis KAMMI Polsri.

Alhamdulillahirobbil’alamiin ternyata pak pres sudah kelihatan segar, komunikasi pun sudah lancar dilakukan. Beberapa saat sebelum kami datang ternyata Akh Hardi barusan di bawa dari RS lain untuk di scan bagian kepalanya, karena bagian kepala beliau sedikit mengalami luka. Tapi kita sama-sama berharap semoga Allah SWT cepat memberikan kesembuhan kepada Akh Hardi.

Ruang Marwah tersebut cukup meninggalkan kenangan memori di pengingatan saya, karena tepat di sebelah kamar pak pres dirawat sekitar satu tahun yang lalu merupakan ruangan yang dulu Ayah tercinta pernah juga terbaring sakit dan dirawat diruangan itu, tepatnya ketika bulan Ramadhan 1428 H, sehingga waktu itu hari lebaran harus dirayakan di rumah sakit, Alhamdulillah beliau sekarang sudah sembuh.

Pukul 17.30 kami segera pamitan dengan Wawaknya Akh Hardi dan kembali ke kost, melewati lorong-lorong di rumah sakit sungguh dapat dijadikan ajang muhasabah diri untuk kita selalu bersyukur, karena ternyata banyak saudara-saudara kita yang sedang menderita akibat sakit yang menimpa mereka.

Ba’da shalat isya di masjid Al Hidayah sebelah rumah, ana bertemu Akh Tedy dan Akh Kiki yang kebetulan lagi shalat di masjid itu, setelah ngobrol dengan mereka ternyata hendak menjenguk Akh Hardi juga. Tak lama ngobrol dengan mereka, lalu Akh Tedy memberi kabar duka lagi, beliau menyampaikan berita bahwa ayahanda Akh Reza (wapresma) meninggal dunia, innalillaahiwainnaillaihiroojiuun.

Semoga kedua sahabat ku yang sedang diuji Allah SWT dengan ujian berupa musibah dapat tetap sabar dan ikhlas dalam menjalaninya. Amiiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s