Sebuah Penantian Di Ramadhan Tahun Ini


Gedung KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang terlihat kokoh

Masa SMA dahulu adalah sebuah masa yang banyak hal yang sudah di alami, tiga tahun duduk di bangku sekolah itu membuat diriku semakin tertempa dalam banyak hal. Sekolah ku itu bernama SMA N 3 Kayuagung, sebuah sekolah yang terletak agak terletak di pinggiran kota Kayuagung ibukota kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kepada bendera merah putih hormaaaaaat grak

Mungkin pengalaman yang tak terlupakan di detik-detik waktu dalam menjalani kehidupan abu-abu ini adalah ketika aku untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di asrama sekolah waktu itu, dengan menggunakan mobil kijang tetangga yang sengaja di sewa untuk membawaku ke sekolah yang memang telah lama diimpikan, bersama ortuku, juga ada bibi, dan kakek nenek ku pun turut menghantarku ke asrama itu.

Suasana taman di ASPA (Asrama Putra)

Asrama sekolah itu terdiri dari kamar-kamar dan di setiap kamar akan dihuni oleh empat orang siswa, aku masih ingat kamar ku waktu itu bernomor 2. Ketika langkahku menjejak di ruangan itu, sahabat yang bakal menemaniku di kamar asrama telah datang duluan bersama orang tuanya. Sambahtiar namanya, seorang anak TNI yang sungguh banyak pengalaman tak terlupakan bersama beliau. Seiring waktu terus berputar dua lagi teman sekamar ku pun datang. Mereka berasal dari daerah yang sama, tanpa di antar oleh sanak keluarga mereka datang berdua saja. Rosyidin (sekarang mahasiswa Univ. Diponegoro) dan M. Zuhri (sampai sekarang masih sering bertemu beliau, karena beliau kuliah di POLSRI juga).

Hari pertama kulewati rasanya sangat penuh keresahan, maklum untuk pertama kalinya lepas dari orang tua dan jauh dari keluarga. Aku ingat betul di sore hari pertama ku itu, ketika ku ingin mandi ternyata tidak ada air, terpaksa aku bersama teman-teman mengambil air tidak dari kamar mandi tapi dari WC.

Foto-foto calon orang-orang sukses amiin

Ramadhan tahun ini kembali sebuah kesempatan untuk menjalin tali silaturrahim dengan sahabat-sahabat lama sudah terbuka, seperti biasa FOKAL (Forum Komunikasi Alumni) akan mengadakan SAHUR DAN BUKA BARENG. Sangat kusesalkan dua tahu ramadhan semenjak lulus SMA, aku tidak bisa ikut dalam kegiatan tersebut.

Ketika ku berselancar di dunia maya, kulihat untuk tahun ini sudah terbentuk panitia, setelah dilihat-lihat eh ternyata ku dimasukkan di panitia Publikasi, Dekorasi, Dokumentasi.

sumber : http://www.friendster.com/comments.php?page=1&uid=28893457

Masjid itu bernama Syubban Arrazi

Sedang khusuk melaksanakan shalat

Semoga Ramadhan tahun rasa rindu bisa bertemu sahabat yang meninggalkan banyak kenangan, guru-guru yang membuat letih kami karena tugasnya yang banyak, Bapak-bapak satpam sekolah yang tiap akhir pekan memberikan kami izin keluar lingkungan sekolah, Ibu dan Mbak-mbak di DU (Dapur Umum) yang tak kenal henti tiga kali dalam sehari menyajikan menu-menu spesialnya terutama nasi telur, Mbak-Mbak di Laundry yang sangat berjasa tanpa mereka pakaian kami akan kotor semua, Masjid Syubban Arrazi yang selalu ikhlas tanpa dibayar menyediakan sebuah tempat yang sejuk, tempat yang kami pakai untuk Liqo’, untuk latihan nasyid, untuk mabit, untuk belajar sebelum menghadapi ujian, untuk mandi (kamar mandi masjid) kalau di asrama lagi krisis air. Sungguh KENANGAN YANG INDAH….

4 thoughts on “Sebuah Penantian Di Ramadhan Tahun Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s