Merangkai Ukhuwah Merajut Ilmu di Kampus Kenangan

Oktober 6, 2009

untitled

Euforia kelulusan UN rasanya baru saja kami lewati, sebuah episode kehidupan yang membuat kami bisa keluar dari cengkraman rasa takut tidak lulus ujian pada waktu itu. Gerbong kehidupan menuju stasiun KESUKSESAN mesti terus melaju dan langkah-langkah pasti juga harus tetap menapak kuat di tempat kaki berpijak.
Politeknik Negeri Sriwijaya Alhamdulillah ditetapkan Allah sebagai estafet pendidikan selanjutnya, sebuah kampus di bumi Sriwijaya yang dikenal dengan kedisiplinannya. Awal masa pendidikan di kampus harus kami lewati dengan mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (DIKSARLIN) yang dibina oleh KODAM II Sriwijaya, masa-masa yang dikatakan sebagai suatu masa yang enak untuk dikenang, dan tidak enak untuk diulang. Jungkir balik, merayap, push up, pergi pukul 6 pulang pukul 6, kehujanan, makan dalam waktu hanya 5 menit adalah sebagian dari aktivitas penggemblengan kedisiplinan kami, dan tidak heran akhirnya keterikatan hati dengan kawan-kawan sekelompok rasanya begitu erat sekali saat di masa ini, karena memang selalu bersama melewati pahit manis nya DIKSARLIN. Sayang terkadang jalinan ukhuwah yang sudah terbentuk terkadang banyak yang lepas dikarenakan lupa dan kesibukan masing-masing saat di kampus.

Masa perkuliahan dimulai, SKS (Sistem Kredit Semester) yang sudah terpaket dan waktu belajar yang begitu teratur bagi saya pribadi adalah hal yang sangat baik dalam pembelajaran di Polsri. Dengan sistem begitu mahasiswa Polsri direncanakan dalam waktu tiga tahun akan menyelesaikan rangkaian pendidikan jenjang DIII nya, kecuali kalau terjadi Stop Out (SO), Drop Out (DO), dan Ditunda tiga bulan dikarenakan tidak lulus ujian Laporan Akhir.
Dalam perkuliahan kami dibagi dalam kelas-kelas yang dalam satu kelasnya lebih kurang terdapat 24 orang, dan dalam setiap kelas pun terdapat ketua kelas, sekretaris, bendahara, dan struktur lainnya sama seperti saat masa SMA dulu.
Organisasi juga hal yang begitu banyak mewarnai kehidupan kampus, sayang sekali kalau di kampus kita hanya menjadi mahasiswa K3 (Kuliah, Kos, dan Kantin). Melalui organisasi kita ditempa menjadi manusia yang lebih baik, karena kita akan dihadapkan dengan permasalahan, dan kita tidak perlu takut dan gentar menatap masalah-masalah itu, karena disitulah ladang pembelajaran kita, belajar manajemen waktu, belajar cepat mengambil keputusan dalam kondisi genting, belajar memahami karakter manusia, belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan, belajar bicara di depan publik, belajar akan indahnya sebuah perbedaan, belajar mengatur orang, belajar mengatur keuangan, dan masih banyak lagi keuntungan lain yang akan kita dapati dalam organisasi.
Dan akhirnya tiga tahun sudah kami lewati masa-masa di saat kami harus bisa menyeimbangkan (tawazun) antara kehidupan organisasi dan kehidupan akademik kami. Yang telah berhasil Alhamdulillah dan bagi yang belum berhasil menyeimbangkan keduanya tetap semangat karena kita harus tetap menjadi Sang Pembelajar. Salam SUKSES !!!
Ditulis di sebuah kos, pukul 06.17 WIB 6 Oktober 2009


Talk Show Pumping Teacher di Gramedia Palembang

Juli 9, 2009

logo-pumping-(kecil-web)Kamis, 9 Juli 2009 -  Hari ini tepat satu hari setelah rakyat Indonesia menggelar Pilpres 2009 sebuah event 5 tahunan yang begitu memiliki arti penting bagi kemajuan bangsa ini. Suasana kota saya Palembang sepertinya masih adem ayem saja tak ada suasana kisruh setelah pesta demokrasi berlangsung.

Siang hari ini saya pergi menuju ke Sekip untuk membetulkan cartridge printer saya yang lumayan lama tak terpakai karena kabel power printer yang rusak. Tak sampai satu jam menunggu karyawan Cartridge World tempat saya membetulkan cartridge  memberitahu saya bahwa cartridgenya udah selesai dan bisa dipakai kembali, uang 15 ribu pun saya keluarkan dari kantong untuk membayar biaya refill tersebut.

Idaho_Falls_Cartridge_WorldDi saat sebenarnya tugas masih menunggu, untuk sedikit refreshing otak saya pergi ke Gramedia Atmo untuk melihat dan membaca-baca buku GRATIS (he..he..emang hobby gratisan). Tiba di toko buku yang sudah cukup lama ada di Palembang ini sepertinya saya melihat bakal digelar sebuah acara, saya langsung tanya ke salah satu karyawan di sana dan benar memang akan ada acara talkshow interaktif Buku Pumping Teacher yang akan langsung diisi oleh Bapak Amir Tengku Ramly (penulis dan trainer Pumping Indonesia). Dan lagi-lagi acara ini digelar GRATIS, langsung dah tanpa pikir panjang ikut…ikut…ikut…!!!.

fotoAmir Tengku Ramly, Lead Trainer Pumping Indonesia, pendiri & CEO Pumping Indonesia

Pukul 16.30 WIB acara dimulai dengan di moderatori Bapak Dr. Budi Santoso (Salah satu trainer Pumping Indonesia dari Palembang), sekitar 5 menit kata-kata pembukaan microphone acara lalu diberikan ke Bapak Amir Tengku untuk membahas mengenai Pumping Teacher. Bapak alumni IPB (Institut Pertanian Bogor) ini sambil menampilkan slide yang telah dipersiapkan membawakan materi dengan begitu antusias dan menarik sehingga cukup banyak pengunjung Gramedia yang menyaksikan talk show ini.

FOTO BSSDr. Budi Santoso, Trainer Utama Wilayah Palembang dan CEO BSS Palembang

Pumping Teacher merupakan sebuah teknik melejitkan potensi diri yang di aplikasikan untuk para guru, selain Pumping Teacher terdapat juga Pumping Talent  dan Pumping Student yang buku-bukunya juga masih tersedia di Gramedia Atmo. Seperti kata Bapak Amir Tengku, beliau mengatakan sesuai dengan makna dari “pumping” itu sendiri yang artinya memompa beliau menamai konsep baru yang beliau tawarkan ini. Bapak yang juga mengelolah DAPUR UMMAT (sebuah lembaga untuk membantu pendidikan anak jalanan di Bogor) ini menceritakan awal mula beliau menamai pumping karena suatu ketika  beliau sedang melihat buruh bangunan memompa sumur untuk mengambil air yang akan di campur dengan semen. Lalu terjadi dialog di dalam pikiran beliau, kenapa mereka cuma mengambil sedikit  ya ??? Padahal di dalam tanah itu tentu masih melimpah ruah air yang bisa di pompa. Dari sana beliau langsung mengaitkannya dengan otak manusia yang sesungguhnya mempunyai potensi yang luar biasa karunia dari yang Maha Kuasa. Jadilah konsepan Pumping ini dengan segala strateginya guna memompa semaksimal mungkin potensi yang bisa di raih oleh seorang manusia baik di bidang pengajaran (Pumping Teacher), bidang pembelajaran (Pumping Student), ataupun memompa potensi pribadi (Pumping Talent).

Selesai menyampaikan materinya suami dari Erlin Trisyulianti ini membuka sesi tanya jawab, di bawah ini cuplikan tanya jawab yang masih teringat di pikiran saya (Mohon dimaklumi  jika ada yang sedikit keliru karena cuma mengandalkan ingatan saja).

Pertanyaan 1 dari Saya sendiri

Sesuai yang telah Bapak Amir sampaikan tadi bahwa seorang guru yang profesional itu haruslah mengajar sesuai dengan karakter/ kepribadian (Koleris, Sanguninis, Melankolis, Plegmatis) dari peserta didiknya. Lalu bisakah saya sebagai seorang mahasiswa ketika dosen saya tidak bisa menyesuaikan dengan kepribadian saya dalam mengajar, sayalah yang menyesuaikan dengan kepribadian dosen saya tersebut ? Dan kalaupun bisa bagaimanakah caranya? Terima kasih

Jawaban dari Bapak Amir Tengku Ramly

Pasti bisa kalau sudah di level mahasiswa, jadi Anda perlu menggambarkan dosen Anda tersebut pada awalnya, dengan menilai apakah ia seorang introvert ataukah ekstrovert. Kalau ia introvert (orangnya tertutup)  kemungkinan ia memiliki kepribadian Melankolis atau Plegmatis atau bisa juga perpaduan keduanya. Sedangkan bila ia seorang yang ekstrovert (orangnya terbuka) maka kemungkinan ia memiliki kepribadian Koleris atau Sanguninis atau juga perpaduan keduanya. Jadi ketika Anda menghadapi seorang dosen yang melankolis Anda tinggal menampilkan data-data maka dosen tersebut sudah merasa cukup tanpa Anda perlu berbasa-basi dengan segala keindahan tutur kata Anda. Dan akan berbeda ketika Anda menghadapi dosen yang sanguinis, maka cara Anda berbicara akan sangat mempunyai arti baginya.

Pertanyaan 2 dari seorang mahasiswi

Saya ingin bertanya tentang pohon Bambu Cina yang kata Bapak tadi merupakan pohon paling kuat, tadi kata Bapak kriteria pohon yang kuat itu memiliki akar yang mengakar, batang, dan daun (buah). Lalu kalau Bambu Cina dimana buahnya ? Terima kasih

Jawaban dari Bapak Amir Tengku Ramly

Buah dari bambu cina disebut rebung, dan filosofi Bambu Cina ini harus kita contoh karena pohon ini di 5 tahun pertama hidupnya ia hanya menjalarkan akarnya lebih dalam ke tanah, setelah lima tahun barulah ia tumbuh tinggi dengan sangat cepat yakni 3 cm/ hari.

Pertanyaan 3 dari Ibu guru SD di Palembang

Karakter siswa itu memang berbeda-beda ya Pak, tapi terkadang karakter mereka bisa menjadi sama. Contoh ketika saya sedang mengajar di suatu kelas, lalu ternyata kelas sebelah kosong tidak ada guru yang mengajar, sayapun meninggalkan dulu kelas yang sedang saya ajar untuk mengasih tugas di kelas sebelah. Dan pas saya kembali ke kelas saya maka mereka semua memiliki karakter yang sama dengan membuat keributan di kelas. Bagaimana mengatasinya Pak? Terima kasih

Jawaban dari Bapak Amir Tengku Ramly

Ibu harus mengatasinya sesuai karakter mereka masing-masing, pada saat menghadapi anak yang melankolis mungkin tidak bisa mengatakan “eh kamu ini selalu bikin masalah”, karena akan terngiang selalu di otaknya bahwa ia sang trouble maker. Beda pada saat ibu menghadapi anak yang koleris mungkin dengan kata-kata seperti tadi baru ia akan jera berbuat salah.

cover pump-studentPumping Student, salah satu buku karya Amir Tengku Ramly

Di akhir acara setelah membolak-balik halaman buku dan  sedikit banyak membaca isi buku Pumping Student, saya cukup tertarik dan berminat dengan buku tersebut. Buku itupun saya beli dengan harga Rp 31.500,- untuk menambah wawasan saya dan untuk terus melejitkan potensi-potensi karunia Allah SWT yang belum banyak yang bisa dipompa untuk di manifestasikan dalam kehidupan nyata.

Demikianlah sedikit berbagi kisah hidup saya hari ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Wallahu ‘alam bi showab.


Bersiap Memberikan LPJ Kepada Orang Tua

Juli 1, 2009

splash

Episode kehidupan menikmati masa kuliah tak terasa akan segera selesai tayang, durasi tiga tahun ternyata dilewati dengan begitu sangat cepat meninggalkan berbagai memori dengan segala hikmahnya. Pernah mendengar perkataan dari seorang sahabat bahwa jalannya waktu bagi seorang aktifis akan sangat cepat , dan hal itu benar adanya saya rasakan ketika sekarang ternyata tak terasa saya sudah berada di ujung jalan menuju titik finish perjalanan mencari mata air ilmu yang kelak akan membawa kecerahan masa depan.

Dulu ketika selesai dari SMA saya berkeinginan dan bertekad bisa mendapatkan satu bangku kuliah di Fasilkom (Fakultas Ilmu Komputer) Unsri, komputer memang sebuah bidang yang amat saya minati dari dulu, ikhtiar pun saya lakukan untuk meraih impian tadi salah satunya dengan mengikuti program super intensif SPMB bimbingan belajar Nurul Fikri Jl. Sudirman Palembang.

bkbDi tengah perjalanan belajar di Nurul Fikri ayah membawakan dan memberikan ku sebuah brosur, dan ternyata brosur tersebut adalah brosur info tentang Fasilkom Unsri. Dan dari brosur tersebut sebuah hal yang paling disoroti dalah mengenai biaya pendidikan di sana. Saya juga cukup terkejut melihat nominal angka yang tercetak hitam di brosur tersebut, jumlah biaya yang lumayan tinggi buat keluargaku. Akhirnya setelah sedikit dialog dengan sang ayah akhirnya saya harus memupuskan harapan dan menghapus keinginan untuk bisa melanjutkan pendidikan di Fasilkom Unsri. Dan dengan itu pula saya memutuskan untuk tidak melanjutkan bimbel di NF, dan mengambil opsi Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) karena alhamdulillah kebetulan saya sudah diterima PMP disini dengan jurusan Teknik Telekomunikasi.

untitled

Proses demi proses saya ikuti dan lewati guna melanjutkan ke Polsri, dan tibalah saya ke tahapan tes butawarna yang akhirnya menjadi sebuah skenario indah kehidupan dari Allah bagiku karena saya bisa mengambil jurusan Teknik Komputer di Polsri, jurusan yang memang saya idamkan. Pada saat pengajuan PMP di SMA dulu dari pihak sekolah sudah memberikan kebebasan untuk memilih jurusan apa di Polsri tetapi dengan catatan tidak boleh memilih jurusan yang sama karena ditakutkan ada yang tidak diterima. Saat itu jurusan Teknik Komputer sudah keduluan dipilih oleh teman Meita namanya, kebetulan sekarang sekelas lagi dengannya. Dan saya pun harus mengalah dengan memilih jurusan Teknik Telekomunikasi. Lalu saya lanjutkan pada saat tes buta warna tadi, ternyata hasilnya walaupun menyedihkan karena saya divonis menderita yang dalam bahasa Sekayu disebut colour blind (butawarna), tetapi kesedihan itu rasanya bisa tertutupi dengan kegembiraan karena saya disarankan untuk pindah jurusan, dan akhirnya saya bisa memilih jurusan Teknik Komputer.

Sekarang masa tiga tahun pendidikan diploma III Teknik Komputer sudah hampir diselesaikan, dan saatnya untuk mengevaluasi dan memberikan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) kepada orang tua apa yang sudah bisa dihasilkan selama tiga tahun kuliah.


Menikmati Exotica Danau Ranau

Mei 30, 2009

IMG_0202

Kamis, 21 Mei 2009 saya bersama kawan-kawan berangkat ke sebuah kabupaten yang cukup jauh dari kota Palembang, OKU begitulah nama kabupaten itu disana cukup banyak menyimpan beragam keindahan alam nan menawan. Perjalanan kami kali ini sebenarnya dalam rangka menghadiri walimatul ursy (pernikahan) saudara kami Irfa Kodri yang telah menyempurnakan setengah agamanya dengan menikahi Arie Almiyati. Setelah dari kediaman mempelai barulah kami rihlah (jalan-jalan) ke sebuah objek wisata yang tak jauh dari rumah pengantin.

Subhanallah, kalimat itu keluar dari mulut saya tatkala melihat anugerah yang terindah dari Tuhan yang Maha Kuasa. Danau Ranau sungguh salah satu anugerah Tuhan yang membuktikan kebesaran-Nya, dari atas perbukitan mobil kami melaju dan dari sanalah untuk pertama kalinya mata saya memandang sebuah panorama indah Danau Ranau yang dihiasi gunung Seminung tepat di tengah danau tersebut.

Alangkah indahnya jikalau semua karunia Tuhan ini bisa kita syukuri dan kita jaga selalu, karena itu memang tugas kita sebagai khalifah fil ardhi (pemimpin di muka bumi) untuk melestarikannya.

IMG_0260

Kawasan persawahan di sekitar danau Ranau

IMG_0268

Hebat nggak kami rihlahnya (jalan-jalan) ke OKU, Sumatera Selatan tapi shalatnya di Surabaya. Becanda deng, ini masjid yang tak jauh dari danau


IMG_0205

Kak Wandi bersama istri dan anak, kak Adi,  Saya, kak Rifki, dan Mas Wahid

PIC_0193

Persiapan mau berangkat ke Muara Dua dari rumah kak Yoyon di Martapura

PIC_0208

Sang mempelai pria, tapi sayang mempelai wanitanya lupa di ajak berfoto


ANTARA SBY BERBUDI, JK-WIN, DAN MEGA-PRO

Mei 26, 2009

presiden_indonesia

Perhelatan politik di negeri ini terus mengalami dinamisasi yang sangat menarik untuk terus kita amati dan kita kritisi, setelah 9 April kemarin kita disibukkan dengan urusan cotreng-mencotreng, sekarang para wakil rakyat tersebut telah ditentukan berdasarkan suara terbanyak siapa yang berhak memiliki sekian kursi yang disediakan di DPR/ DPRD serta DPD, dan hanya wakil rakyat dari 9 partai politik dari 43 partai politik yang diberikan kursi-kursi penuh tanggung jawab itu, karena memang hanya 9 parpol tersebut yang lolos parliamentary threshold. Semoga kenyataan ini tidak terus meningkatkan jumlah pasien RSJ, karena memang sebuah kompetisi harus secara fair kita hadapi, yang menang syukur dan yang belum menang sabar.

Dan sekarang saatnya kita mempersiapkan calon presiden dan wakil presiden pilihan kita untuk mengemban amanah selama lima tahun ke depan, dan sekali lagi harus kita ingatkan bersama jangan sampai nanti pada saat pemilihan 8 Juli mendatang kesalahan lima menit kita membuat kita sengsara lima tahun.

Tiga pasangan calon telah resmi dideklarasikan dan terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), mereka adalah orang-orang yang sudah lama bergelut di dunia politik dan sebagian masyarakat saya rasa sudah tak asing lagi dengan ketiga pasang calon itu. Mereka adalah SBY BERBUDI (Susilo Bambang Yudhoyono Bersama Boediono), kemudian JK-WIN (Jusuf Kalla – Wiranto), serta MEGA-PRO (Megawati-Prabowo Subianto).

SBY BERBUDI

bud1

Tanggal Deklarasi : 15 Mei 2009

Tempat deklarasi : Gedung Sasana Budaya Ganesha ITB

Parpol pendukung : Partai Demokrat, PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PDS, PKPB, PBR, PPRN, PPN, PKPI, PDP, PPPI, Partai Republikan, PNBKI, PMB, PPI, Pelopor, PKDI, PIS, PPIB, dan PPDI.

Nama Lengkap Capres : DR.H. Soesilo Bambang Yudhoyono

Pendidikan :

  • Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
  • American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
  • Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
  • Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
  • On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
  • Jungle Warfare School, Panama, 1983
  • Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984
  • Kursus Komando Batalyon, 1985
  • Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
  • Command and General Staff College, Fort Leavenwort, Kansas, AS
  • Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS

Karir :

  • Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
  • Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
  • Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
  • Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
  • Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
  • Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
  • Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
  • Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
  • Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
  • Dosen Seskoad (1989-1992)
  • Korspri Pangab (1993)
  • Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
  • Asops Kodam Jaya (1994-1995)
  • Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
  • Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
  • Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
  • Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda
  • Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
  • Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)
  • Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)
  • Menko Polsoskam (Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid)
  • Menko Polkam (Pemerintahan Presiden Megawati Sukarnopotri) mengundurkan diri 11 Maret 2004

Nama Lengkap Cawapres : Prof. DR. Boediono

Pendidikan :

  • S1 : Bachelor of Economics (Hons.), University of Western Australia (1967)
  • S2 : Master of Economics, Monash University, Melbourne, Australia (1972)
  • S3 : Doktor Ekonomi Bisnis Wharton School University of Pennsylvania, Amerika Serikat (1979)

Karir  :

  • Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada
  • Direktur III Bank Indonesia Urusan Pengawasan BPR (1996-1997)
  • Direktur I Bank Indonesia Urusan Operasi dan Pengendalian Moneter (1997-1998)
  • Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999)
  • Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (2001-2004)
  • Menteri Koordinator bidang Perekonomian menggantikan Aburizal Bakrie pada Reshuffle I Kabinet Indonesia Bersatu (2005-2009)

JK-WIN

69712_ketua_umum_partai_golkar__jusuf_kalla__dan_ketua_umum_hanura__wiranto

Tanggal deklarasi : 10 Mei 2009

Tempat deklarasi : Tugu Proklamator

Parpol pendukung : Partai Golkar, Partai Merdeka, Hanura, Partai Barisan Nasional, Partai Kedaulatan, PPD, PPI, PNI Marhaenisme, PKP, PPDI, PDK, Partai Patriot, PKNU, PDS, Partai Buruh, PSI

Nama lengkap capres : Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla

Pendidikan :

  • Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanudin Makasar (1967)
  • The European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis (1977)

Organisasi :

  • Ketua IKA-UNHAS (1992 s/d sekarang)
  • Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan (1985-1998)
  • Anggota MPR-RI (1988-2001)
  • Ketua Harian Yayasan Islamic Center AI-Markaz (1994 s/d sekarang)
  • Anggota Dewan Penasehat ISEI Pusat (2000 s/d sekarang)
  • Ketua Umum DPP Partai Golkar (2004-2009)

Karir :

  • Direktur Utama NV. Hadji Kalla (1968-2001)
  • Direktur Utama PT. Bumi Karsa (1969-2001)
  • Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama (1988-2001)
  • Direktur Utama PT. Bumi Sarana Utama (1988-2001)
  • Direktur Utama PT. Kalla Inti Karsa (1993-2001)
  • Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International (1995-2001)
  • Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI (1999-2000)
  • Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (2001-2004)

Nama lengkap cawapres : Jend (purn) Wiranto

Pendidikan :

  • Akademi Akademi Militer Nasional, lulus 1968
  • Sussar Para 1968
  • Sussarcab Infantri 1969
  • Susjur Dasar Perwira Intelijen 1972
  • Suslapa Infantri 1976
  • Suspa Binsatlat 1977
  • Sekolah Staf dan Komando TNI AD 1984
  • Lemhanas 1995 (Peserta Terbaik)

Organisasi :

  • Ketua Umum Federasi Karatedo Indonesia (FORKI)
  • Ketua Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI)

Karir Politik :

  • Korps Kecabangan Infantri 1968
  • Komandan Peleton Yonif 713 Gorontalo, Sulawesi Selatan
  • Komandan Yonif 712 1982
  • Karo Tiknik Dirbang 1983
  • Kadep Milnik Pusif 1984
  • Kepala Staf Brigade Infanteri IX, Jawa Timur 1985
  • Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Kostrad, Jakarta 1987
  • Asisten Operasi Divisi II Kostrad, Jawa Timur
  • Ajudan Presiden 1989-1993
  • Kasdam Jaya 1993-1994
  • Pangdam Jaya 1994-1996
  • Panglima Kostrad 1996-1997
  • Kepala Staf Angkatan Darat 1997-1998
  • Panglima ABRI 1998-1999
  • Menhankam/Pangab 1998 (Kabinet Pembangunan VII)
  • Menhamkan/Pangab/Panglima TNI 1998-1999 (Kabinet Reformasi Pembangunan-Habibie)
  • Menko Polkam, 1999-2000 (Kabinet Persatuan Nasional-Gus Dur)

MEGA-PRO

69024_ketua_umum_pdip_megawati_soekarnoputri_salami_prabowo_subianto

Tanggal deklarasi : 24 Mei 2009

Tempat deklarasi : Bantar Gebang, Bekasi (Gunung Sampah)

Parpol Pendukung : PDIP, Partai Gerindra, Partai Kedaulatan, Partai Merdeka, Partai Buruh, PPNU, PSI, PIS, dan Partai Karya Perjuangan

Nama lengkap capres : Megawati Soekarno Putri

Pendidikan :

  • SD Perguruan Cikini Jakarta, 1954-1959
  • SLTP Perguruan Cikini Jakarta, 1960-1962
  • SLTA Perguruan Cikini Jakarta, 1963-1965
  • Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, 1965-1967 (tidak selesai)
  • Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 1970-1972 (tidak selesai)

Organisasi :

  • Aktivis GMNI, 1965-1972

Karir Politik :

  • Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Cabang Jakarta Pusat
  • Ketua Umum DPP PDI hasil Munas 1993, 22 Desember 1993-1998
  • Peserta Konvensi Wanita Islam International di Pakistan, 1994
  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hasil Kongres 1998 di Sanur, Bali, 1998 – April 2000
  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hasil Kongres PDIP di Semarang, Jawa Tengah, April 2000-2005
  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, 2005-2009

Nama lengkap cawapres : Jend (purn) Prabowo Subianto

Pendidikan :

  • SMA: American School In London, U.K. (1969)
  • Akabri Darat Magelang (1970-1974)
  • Sekolah Staf Dan Komando TNI-AD

Organisasi :

  • Ketua Umum HKTI periode 2004-2009
  • Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai di Kazakhstan
  • Presiden Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan Produksi Minyak
  • Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia
  • Presiden Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas, Pertambangan, Pertanian,
  • Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia
    Presiden Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia

Karir :

  • Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996-1998)
  • Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998)
  • Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998)

Siapa pilihan Anda ? Ayo dukung pilihan Anda dengan memberikan komentar !!!

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 22.10 26 Mei 2009