The Winner and The Loser

May 31, 2009

sujud

Hari ini saya dengan mengendarai  motor SMASH kuning pergi ke warung bakso Mas Gendut yang lumayan jauh dari kostku. Tiba disana saya pun memesan dua porsi nasi ayam bakar, dan sambil menunggu saya duduk santai mengamati suasana warung.

Tersorot di mataku sepasang suami istri yang masih muda sedang menikmati bakso Mas Gendut di hadapan mereka. Sedang mengobrol mereka berdua disapa oleh seseorang yang baru datang (untuk selanjutnya kita sebut the loser) ke warung itu. Nampaknya the loser itu teman lama dari laki-laki (untuk selanjutnya kita sebut the winner) yang sedang makan  bersama istrinya itu. Bukannya bermaksud menguping tapi obrolan mereka tampak jelas terdengar di telingaku, mereka menceritakan kehidupan mereka dan kehidupan teman-teman seperjuangan mereka dulu. Ada yang sudah menikah, ada yang sudah punya momongan, ada yang bekerja di Bekasi, begitulah sekilas obrolan mereka yang tertangkap.

The loser dan the winner masih tampak seru bercerita masa-masa kenangan mereka saat masih bersama dulu. Lalu the loser pun menanyakan pekerjaan the winner, dan the winner pun menjawab kalau saya tidak salah dengar the winner bekerja di sebuah perusahaan di Lahat, dan the winner juga menanya balik tentang pekerjaan the loser, tukang ojek tukas the loser merespon pertanyaan sahabatnya itu. Tak lama setelah itu, mereka pun mengakhiri pertemuan yang tak disangka-sangka itu, the winner pun menjabat tangan the loser sebagai tanda perpisahan, lalu begitu juga dengan istri the winner melakukan hal yang sama. The loser berjalan melangkah mengantar kepergian sahabat lamanya itu yang belum tentu mereka bisa bertemu lagi karena kesibukan masing-masing. Dengan menaiki TERIOS berwarna silver the winner dan sang istri segera meninggalkan pelataran parkir bakso Mas Gendut itu, Nampak olehku tatapan mata yang menyimpan berjuta rasa dan asa dari seorang the loser yang terus menikmati episode perpisahannya itu. Dan mobil itu semakin melaju kencang hingga akhirnya menghilang dari pandangan. Tak terasa rupanya pesanan saya sudah selesai diracik, dan saya segera membayarnya, tak lama saya juga meninggalkan warung bakso Mas Gendut dengan masih memikirkan pertemuan penuh makna antara the winner dan the loser tadi.

Begitulah sekelumit cerita kehidupan yang saya dapati hari ini mengajarkan kita akan arti persahabatan, kemenangan, kekalahan, dan penyesalan.  Kita bisa membayangkan betapa senangnya menjadi seorang the winner, meskipun kata “senang” itu nampaknya belum bisa terjamin kebenarannya 100 % karena kita sama-sama tidak tahu secara mendalam kehidupan the winner tadi, tetapi secara umum dengan melihat keadaan the winner tadi bolehlah kita katakan seperti itu. Dan kita juga bisa membayangkan apa isi hati dari seorang the loser dengan pertemuannya itu. Yang pastinya perasaan bangga dan senang pasti ada melihat seorang teman sejati yang telah “sukses”. Dan tak bisa dipungkiri juga sebuah penyesalan yang memang selalu datangnya di akhir juga pasti menyelinap di relung hati the loser tadi. Penyesalan akan sebuah keadaan yang sebenarnya kita sendirilah yang menciptakan keadaan itu.

Semoga hikmah cerita tadi bisa menjadi refleksi bagi diri kita bersama dalam mengarungi samudera kehidupan yang penuh fatamorgana ini. Apakah Anda ingin menjadi the winner ataukah the loser? Kunci jawabannya akan selalu berada di tangan Anda sendiri. Dan terakhir saya ingin menyampaikan sebuah wise words, “Apabila Anda gagal merencanakan, berarti Anda telah merencanakan gagal ”.  Semoga menginspirasi.

Wallaahu’alam bi showab

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 17.05 WIB 31 Mei 2009


Menikmati Exotica Danau Ranau

May 30, 2009

IMG_0202

Kamis, 21 Mei 2009 saya bersama kawan-kawan berangkat ke sebuah kabupaten yang cukup jauh dari kota Palembang, OKU begitulah nama kabupaten itu disana cukup banyak menyimpan beragam keindahan alam nan menawan. Perjalanan kami kali ini sebenarnya dalam rangka menghadiri walimatul ursy (pernikahan) saudara kami Irfa Kodri yang telah menyempurnakan setengah agamanya dengan menikahi Arie Almiyati. Setelah dari kediaman mempelai barulah kami rihlah (jalan-jalan) ke sebuah objek wisata yang tak jauh dari rumah pengantin.

Subhanallah, kalimat itu keluar dari mulut saya tatkala melihat anugerah yang terindah dari Tuhan yang Maha Kuasa. Danau Ranau sungguh salah satu anugerah Tuhan yang membuktikan kebesaran-Nya, dari atas perbukitan mobil kami melaju dan dari sanalah untuk pertama kalinya mata saya memandang sebuah panorama indah Danau Ranau yang dihiasi gunung Seminung tepat di tengah danau tersebut.

Alangkah indahnya jikalau semua karunia Tuhan ini bisa kita syukuri dan kita jaga selalu, karena itu memang tugas kita sebagai khalifah fil ardhi (pemimpin di muka bumi) untuk melestarikannya.

IMG_0260

Kawasan persawahan di sekitar danau Ranau

IMG_0268

Hebat nggak kami rihlahnya (jalan-jalan) ke OKU, Sumatera Selatan tapi shalatnya di Surabaya. Becanda deng, ini masjid yang tak jauh dari danau


IMG_0205

Kak Wandi bersama istri dan anak, kak Adi,  Saya, kak Rifki, dan Mas Wahid

PIC_0193

Persiapan mau berangkat ke Muara Dua dari rumah kak Yoyon di Martapura

PIC_0208

Sang mempelai pria, tapi sayang mempelai wanitanya lupa di ajak berfoto


Buat Para Wanita

May 28, 2009

Tutup+Aurat+Yg+Betul_Page_1

Melihat realita dunia sekarang ini terkadang kita merasa senang dan bahagia dengan semakin banyaknya fasilitas dunia yang memberikan kita kemudahan hidup, tapi di sisi lain kehidupan ini nampaknya masih banyak sisi-sisi yang amat perlu kita benahi bersama. Berbicara masalah wanita di era globalisasi ini kita akan sedikit banyak akan membahas mode pakaian mereka yang semakin aneh dan terkadang sudah sangat parah, tapi mereka para wanita yang menggunakan mode-mode aneh tersebut justru merasa biasa saja, kata tren biasanya menjadi kunci jawaban mereka. Wajar mungkin kita pernah mendengar bahwa penghuni neraka paling banyak adalah dari kaum wanita.

Artis sepertinya masih menjadi trendsetter mode pakaian bagi kaum hawa di negeri kita Indonesia, melalui media televisi utamanya artis-artis itu sepertinya menghipnotis para penonton dan penggemarnya untuk meniru mereka terlepas dari sopan atau tidaknya mereka berbusana. Dalam tulisan ini ada dua buah gambar yang semestinya harus seperti itulah cara berpakaian buat para wanita khususnya seorang muslimah (wanita beragama Islam).

tutupauratygbetul_page_2


Era TV Digital Dimulai

May 28, 2009

digital tv20 Mei 2009 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, presiden Republik Indonesia meresmikan siaran pertama televisi digital seusai kata sambutannya dalam peringatan HARKITNAS ke-101. Peluncuran TV Digital ini digawangi oleh konsorsium TV Digital Indonesia yang terdiri dari enam televisi swasta yakni TV One, SCTV, Trans 7, Trans TV, ANTV, dan Metro TV.

Apa dan bagaimana TV Digital ini? Mari kita lanjutkan pembahasannya.

Menurut Wikipedia, TV Digital atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal audio, video, dan data ke pesawat televisi. Terjadinya perkembangan teknologi penyiaran tv di dunia yang beralih dari analog ke digital akan sangat berdampak signifikan dan menjadi sebuah tantangan bagi bangsa kita. Jika kita belum mempunyai tv digital ini tidak masalah, karena tv analog yang sudah kita punya di rumah masing-masing bisa juga menangkap sinyal siaran digital ini dengan menambahkan alat yang disebut set top box. Dan pemerinth sudah menyiapkan sekitar 900 set top box untuk dibagikan cuma-cuma kepada masyarakat. Perangkat ini juga nantinya akan dijual di pasar dengan harga sekitaran Rp 300 ribu.

Teknologi ini punya ketahanan terhadap efek interferensi, derau (noise) dan fading, serta kemudahannya untuk dilakukan proses perbaikan ( recovery ) terhadap sinyal yang rusak akibat proses pengiriman/transmisi sinyal. Perbaikan akan dilakukan di bagian penerima dengan suatu kode koreksi error ( error correction code ) tertentu. Kelebihan lainnya adalah efisiensi di banyak hal, antara lain pada spektrum frekuensi (efisiensi bandwidth), efisiensi dalam network transmission , transmission power , maupun consumption power .

Di samping itu, TV digital menyajikan gambar dan suara yang jauh lebih stabil dan resolusi lebih tajam ketimbang analog. Hal ini dimungkinkan oleh penggunaan sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang tangguh dalam mengatasi efek lintas jamak ( multipath ).

Pengertian

Interferensi adalah suatu kejadian dimana dua gelombang atau lebih berjalan melalui bagian yang sama dari suatu ruangan pada waktu yang bersamaan.

Derau atau yang biasa disebut noise adalah suatu sinyal baik yang bersifat akustik (suara), elektris, maupun elektronis yang hadir dalam suatu sistem (rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk gangguan yang bukan merupakan sinyal yang diinginkan.

Fading adalah fenomena pelemahan daya sinyal yang sampai di antena penerima dengan adanya variasi peredaman gelombang radio yang bersifat acak oleh media transmisi.

Bandwidth adalah banyaknya data dalam satuan bits per second yang dapat ditransmisikan lewat sebuah medium jaringan dalam satu satuan waktu

Spektrum adalah sebaran intensitas terhadap panjang gelombang atau frekuensi.

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 23.10 WIB 28 Mei 2009


Blue Ray Disc Piringan berkapasitas ratusan gigabyte

May 28, 2009

BD_logo_blue

Teknologi IT yang satu ini sepertinya masih jarang terdengar, jangankan orang awam teman-teman saya di jurusan bidang komputer saja tampak masih banyak yang belum tahu tentang piringan berkapasitas sangat besar ini. Ini sebenarnya wajar karena memang masih jarang sekali orang yang memakai Blue Ray yang sampai sekarang ini harganya lumayan tinggi.

CD dan DVD masih menjadi pilihan banyak pengguna komputer, selain harganya yang cukup terjangkau juga kapasitasnya cukup besar untuk menampung data-data kita. PC dan notebook keluaran terbaru saat ini pasti sudah terintegrasi di dalamnya media untuk menggunakan piringan CD dan DVD ini baik CD R, CD RW, DVD R, DVD Combo, ataupun DVD RW.

Saat ini blue ray disc penggunaanya sudah diimplementasikan pada Sony Play Station 3, dan untuk penggunaan di PC (Personal Computer), disc dan playernya dijual terpisah. Kapasitas penyimpanan blue ray ini mencapai 200 GB bahkan sudah ada yang 500 GB. SONY adalah sebuah perusahaan yang memperkenalkan teknologi blue ray ini, dan di lain pihak secara bersamaan TOSHIBA juga mengeluarkan produknya yang hampir mirip dengan blue ray yang disebut HD-DVD, tetapi dikabarkan TOSHIBA menarik produk ini dari pasaran. Mengenai harga untuk saat ini harga blue ray disc ini berkisar sekitaran 300 ribu rupiah.

Dan sebagai info tambahan sekarang juga telah muncul teknologi baru yang disebut Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc), pada intinya tidak terlalu jauh berbeda dengan blue ray disc, akan tetapi perbedaan mendasarnya dengan CD, DVD, dan blue ray adalah ketika FM Disc ini tergores maka data yang tersimpan tetap akan bisa terbaca.

Bagaimana siap mencoba blue ray disc atau FM Disc ??? Pilihan tentu berada di tangan Anda.

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 22.35 WIB 28 Mei 2009


Ikut PKM Siapa Takut

May 28, 2009
pimnas-snap
Program Kreativitas Mahasiswa adalah ajang tahunan yang diselenggarakan rutin oleh DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) sebagai ajang kompetisi bagi mahasiswase Indonesia untuk bersaing mengagas ide-ide kreatif yang dituangkan dalam lembaran-lembaran proposal dan nantinya akan diseleksi. Dan nantinya bagi proposal yang lulusseleksi akan diberikan dana (sekitaran 4-7 juta) untuk mengerjakan proyek yang telah dipaparkan di dalam proposal tadi. Dan tidak hanya sebatas itu proyek teman-teman yang telah selesai nantinya akan dinilai kembali dan akan ditentukan kembali siapa saja yangberhak mendapatkan tiket berangkat ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) untuk mempresentasikan tugas yang telah dikerjakan. Di tahun 2009 ini akan digelar PIMNAS ke XXII dan Universitas Brawijaya Malang mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah wahana unjuk kebolehan generasi intelektual bangsa ini.
Jenis PKM ini terdiri dari 5 jenis :

1. PKM Penelitian (PKMP)
Merupakan kreativitas yang inovatif dalam menemukan hasil karya melalui penelitian pada bidang profesi masing-masing. Kreativitas penemuan gagasan, ketepatan metode penelitian dan sumbangan berupa informasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan merupakan pertimbangan utama.

2. PKM Penerapan Teknologi (PKMT)
Merupakan kreativitas yang inovatif dalam menciptakan suatu karya teknologi (prototipe, model, peralatan, proses) yang dibutuhkan oleh suatu kelompok masyarakat (kelompok tani, industri kecil, pengusaha/pedagang kecil, koperasi atau kelompok produktif lain) yang akan dijadikan mitra kerja. PKMT mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra, karena produk PKMT merupakan solusi atas persoalan yang diprioritaskan mitra. Dasar teknologi yang akan diterapkan sudah tersedia, bukan dicari melalui penelitian dalam program ini. Namun demikian untuk penyesuaian bisa dilakukan kalibrasi dan uji coba seperlunya dalam rangka adaptasi.

3. PKM Kewirausahaan (PKMK)
Merupakan kreativitas penciptaan ketrampilan berwirausaha dan berorientasi pada profit, umumnya didahului oleh survai pasar, karena relevansinya yang tinggi terhadap terbukanya peluang perolehan profit bagi mahasiswa. Perlu ditegaskan di sini bahwa penciptaan ketrampilan berusaha yang dimaksud adalah untuk mahasiswa pengusul PKMK, begitu juga pelaku aktivitas usaha/bisnis yang didanai dalam PKMK adalah kelompok mahasiswa pengusul PKMK. Kelompok mahasiswa pengusul sebagai wirausahawan baru bisa menjalin kerjasama dengan kelompok masyarakat produktif, namun tidak dana PKMK tidak dimaksudkan untuk membantu peningkatan ekonomi kelompok masyarakat tertentu. Dalam PKMK sama sekali tidak diijinkan dilakukannya penelitian/ percobaan untuk mencari temuan.

4. PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM)
Merupakan kreativitas yang inovatif dalam melaksanakan program membantu masyarakat, yaitu program yang mampu memberikan peningkatan kecerdasan, keterampilan, dan pengetahuan masyarakat seperti penataan dan perbaikan lingkungan, pelatihan keterampilan kelompok masyarakat, pengembangan kelembagaan masyarakat, penciptaan karya seni dan olah raga, dll. PKMM menuntut ditetapkannya masyarakat sasaran strategis dan persoalannya sebelum menyusun proposal. Pengetahuan atau teknologi yang akan digunakan dalam kegiatan pengabdian sudah harus dikenal dan dikuasai. Tidak ada kegiatan penelitian dalam PKMM.

5. PKM Penulisan Ilmiah (PKMI)
Merupakan kegiatan penulisan ilmiah dari suatu hasil karya mahasiswa dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (praktek lapang, KKN, PKM, magang, dll). Usulan PKMI berupa artikel ilmiah yang siap cetak dan tulisan yang dibuat berasal dari hasil karya mahasiswa peserta yang telah selesai dilaksanakan. Penjelasan lengkap PKMI dapat dilihat dalam Panduan PKMI yang diterbitkan tersendiri.

Dan khusus buat mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya rencananya PKM ini bakal digelar di internal kampus kita, jadi peluang lolos seleksinya lumayan besar. Kalau mau dapat infonya segera hubungi Ibu Yuli bagian P3M (Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) di gedung KPA. Terus kalau PKM yang diselenggarakan DIKTI info lebih lanjutnya buka websitenya di http://www.dp2m-dikti.net.

Ayo segera kirimkan proposal mu !!!

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 15.25 WIB 28 Mei 2009


ANTARA SBY BERBUDI, JK-WIN, DAN MEGA-PRO

May 26, 2009

presiden_indonesia

Perhelatan politik di negeri ini terus mengalami dinamisasi yang sangat menarik untuk terus kita amati dan kita kritisi, setelah 9 April kemarin kita disibukkan dengan urusan cotreng-mencotreng, sekarang para wakil rakyat tersebut telah ditentukan berdasarkan suara terbanyak siapa yang berhak memiliki sekian kursi yang disediakan di DPR/ DPRD serta DPD, dan hanya wakil rakyat dari 9 partai politik dari 43 partai politik yang diberikan kursi-kursi penuh tanggung jawab itu, karena memang hanya 9 parpol tersebut yang lolos parliamentary threshold. Semoga kenyataan ini tidak terus meningkatkan jumlah pasien RSJ, karena memang sebuah kompetisi harus secara fair kita hadapi, yang menang syukur dan yang belum menang sabar.

Dan sekarang saatnya kita mempersiapkan calon presiden dan wakil presiden pilihan kita untuk mengemban amanah selama lima tahun ke depan, dan sekali lagi harus kita ingatkan bersama jangan sampai nanti pada saat pemilihan 8 Juli mendatang kesalahan lima menit kita membuat kita sengsara lima tahun.

Tiga pasangan calon telah resmi dideklarasikan dan terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), mereka adalah orang-orang yang sudah lama bergelut di dunia politik dan sebagian masyarakat saya rasa sudah tak asing lagi dengan ketiga pasang calon itu. Mereka adalah SBY BERBUDI (Susilo Bambang Yudhoyono Bersama Boediono), kemudian JK-WIN (Jusuf Kalla – Wiranto), serta MEGA-PRO (Megawati-Prabowo Subianto).

SBY BERBUDI

bud1

Tanggal Deklarasi : 15 Mei 2009

Tempat deklarasi : Gedung Sasana Budaya Ganesha ITB

Parpol pendukung : Partai Demokrat, PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PDS, PKPB, PBR, PPRN, PPN, PKPI, PDP, PPPI, Partai Republikan, PNBKI, PMB, PPI, Pelopor, PKDI, PIS, PPIB, dan PPDI.

Nama Lengkap Capres : DR.H. Soesilo Bambang Yudhoyono

Pendidikan :

  • Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
  • American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
  • Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
  • Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
  • On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
  • Jungle Warfare School, Panama, 1983
  • Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984
  • Kursus Komando Batalyon, 1985
  • Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
  • Command and General Staff College, Fort Leavenwort, Kansas, AS
  • Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS

Karir :

  • Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
  • Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
  • Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
  • Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
  • Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
  • Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
  • Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
  • Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
  • Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
  • Dosen Seskoad (1989-1992)
  • Korspri Pangab (1993)
  • Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
  • Asops Kodam Jaya (1994-1995)
  • Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
  • Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
  • Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
  • Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda
  • Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
  • Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)
  • Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)
  • Menko Polsoskam (Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid)
  • Menko Polkam (Pemerintahan Presiden Megawati Sukarnopotri) mengundurkan diri 11 Maret 2004

Nama Lengkap Cawapres : Prof. DR. Boediono

Pendidikan :

  • S1 : Bachelor of Economics (Hons.), University of Western Australia (1967)
  • S2 : Master of Economics, Monash University, Melbourne, Australia (1972)
  • S3 : Doktor Ekonomi Bisnis Wharton School University of Pennsylvania, Amerika Serikat (1979)

Karir  :

  • Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada
  • Direktur III Bank Indonesia Urusan Pengawasan BPR (1996-1997)
  • Direktur I Bank Indonesia Urusan Operasi dan Pengendalian Moneter (1997-1998)
  • Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999)
  • Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (2001-2004)
  • Menteri Koordinator bidang Perekonomian menggantikan Aburizal Bakrie pada Reshuffle I Kabinet Indonesia Bersatu (2005-2009)

JK-WIN

69712_ketua_umum_partai_golkar__jusuf_kalla__dan_ketua_umum_hanura__wiranto

Tanggal deklarasi : 10 Mei 2009

Tempat deklarasi : Tugu Proklamator

Parpol pendukung : Partai Golkar, Partai Merdeka, Hanura, Partai Barisan Nasional, Partai Kedaulatan, PPD, PPI, PNI Marhaenisme, PKP, PPDI, PDK, Partai Patriot, PKNU, PDS, Partai Buruh, PSI

Nama lengkap capres : Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla

Pendidikan :

  • Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanudin Makasar (1967)
  • The European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis (1977)

Organisasi :

  • Ketua IKA-UNHAS (1992 s/d sekarang)
  • Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan (1985-1998)
  • Anggota MPR-RI (1988-2001)
  • Ketua Harian Yayasan Islamic Center AI-Markaz (1994 s/d sekarang)
  • Anggota Dewan Penasehat ISEI Pusat (2000 s/d sekarang)
  • Ketua Umum DPP Partai Golkar (2004-2009)

Karir :

  • Direktur Utama NV. Hadji Kalla (1968-2001)
  • Direktur Utama PT. Bumi Karsa (1969-2001)
  • Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama (1988-2001)
  • Direktur Utama PT. Bumi Sarana Utama (1988-2001)
  • Direktur Utama PT. Kalla Inti Karsa (1993-2001)
  • Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International (1995-2001)
  • Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI (1999-2000)
  • Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (2001-2004)

Nama lengkap cawapres : Jend (purn) Wiranto

Pendidikan :

  • Akademi Akademi Militer Nasional, lulus 1968
  • Sussar Para 1968
  • Sussarcab Infantri 1969
  • Susjur Dasar Perwira Intelijen 1972
  • Suslapa Infantri 1976
  • Suspa Binsatlat 1977
  • Sekolah Staf dan Komando TNI AD 1984
  • Lemhanas 1995 (Peserta Terbaik)

Organisasi :

  • Ketua Umum Federasi Karatedo Indonesia (FORKI)
  • Ketua Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI)

Karir Politik :

  • Korps Kecabangan Infantri 1968
  • Komandan Peleton Yonif 713 Gorontalo, Sulawesi Selatan
  • Komandan Yonif 712 1982
  • Karo Tiknik Dirbang 1983
  • Kadep Milnik Pusif 1984
  • Kepala Staf Brigade Infanteri IX, Jawa Timur 1985
  • Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Kostrad, Jakarta 1987
  • Asisten Operasi Divisi II Kostrad, Jawa Timur
  • Ajudan Presiden 1989-1993
  • Kasdam Jaya 1993-1994
  • Pangdam Jaya 1994-1996
  • Panglima Kostrad 1996-1997
  • Kepala Staf Angkatan Darat 1997-1998
  • Panglima ABRI 1998-1999
  • Menhankam/Pangab 1998 (Kabinet Pembangunan VII)
  • Menhamkan/Pangab/Panglima TNI 1998-1999 (Kabinet Reformasi Pembangunan-Habibie)
  • Menko Polkam, 1999-2000 (Kabinet Persatuan Nasional-Gus Dur)

MEGA-PRO

69024_ketua_umum_pdip_megawati_soekarnoputri_salami_prabowo_subianto

Tanggal deklarasi : 24 Mei 2009

Tempat deklarasi : Bantar Gebang, Bekasi (Gunung Sampah)

Parpol Pendukung : PDIP, Partai Gerindra, Partai Kedaulatan, Partai Merdeka, Partai Buruh, PPNU, PSI, PIS, dan Partai Karya Perjuangan

Nama lengkap capres : Megawati Soekarno Putri

Pendidikan :

  • SD Perguruan Cikini Jakarta, 1954-1959
  • SLTP Perguruan Cikini Jakarta, 1960-1962
  • SLTA Perguruan Cikini Jakarta, 1963-1965
  • Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, 1965-1967 (tidak selesai)
  • Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 1970-1972 (tidak selesai)

Organisasi :

  • Aktivis GMNI, 1965-1972

Karir Politik :

  • Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Cabang Jakarta Pusat
  • Ketua Umum DPP PDI hasil Munas 1993, 22 Desember 1993-1998
  • Peserta Konvensi Wanita Islam International di Pakistan, 1994
  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hasil Kongres 1998 di Sanur, Bali, 1998 – April 2000
  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hasil Kongres PDIP di Semarang, Jawa Tengah, April 2000-2005
  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, 2005-2009

Nama lengkap cawapres : Jend (purn) Prabowo Subianto

Pendidikan :

  • SMA: American School In London, U.K. (1969)
  • Akabri Darat Magelang (1970-1974)
  • Sekolah Staf Dan Komando TNI-AD

Organisasi :

  • Ketua Umum HKTI periode 2004-2009
  • Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai di Kazakhstan
  • Presiden Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan Produksi Minyak
  • Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia
  • Presiden Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas, Pertambangan, Pertanian,
  • Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia
    Presiden Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia

Karir :

  • Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996-1998)
  • Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998)
  • Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998)

Siapa pilihan Anda ? Ayo dukung pilihan Anda dengan memberikan komentar !!!

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 22.10 26 Mei 2009


Ketika Facebook Diharamkan

May 26, 2009

mark_1251211c

Saya yakin topik ini sangat menarik dibahas apalagi di kalangan maniak facebook yang sudah mencapai jutaan orang di Indonesia ini. Pernyataan haram ini dikeluarkan oleh ulama Jawa Timur hari Jumat 22 Mei 2009 yang lalu dan langsung menjadi bahan pembicaraan di banyak kalangan.

Situs jejaring sosial satu ini memang cukup melesat cepat pertumbuhannya di negeri kita, tadi pagi saya melihat tayangan Apa Kabar Indonesia, disana digambarkan urutan situs paling banyak pengunjungnya di Indonesia dan di dunia. Ternyata Facebook menempati urutan kedua di bawah google dan kalau di tingkat dunia menempati posisi ke lima setelah google, yahoo, youtube, dan windows live.

Fenomena Facebook memang cukup luar biasa melanda pengguna internet di Indonesia, mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan kantor, calon legislatif, calon presiden, bahkan anak SD pun udah punya yang namanya Facebook. Wajar ketika Facebook menempati urutan kedua situs paling banyak diakses di Indonesia. Mark Zuckerberg 23 tahun seorang mahasiswa lulusan Havard University, siapa yang mengira ide anak muda satu ini sekarang telah mendunia. Mark adalah orang yang menciptakan Facebook dan sekarang ia telah dinobatkan sebagai anak muda terkaya versi Forbes.

Semakin berkembangnya isu pengharaman Facebook ini membuat sebuah institusi yang bernama MUI menjadi sasaran gunjingan masyarakat karena kesalahan pemberitaan, ini cukup membuat nama MUI tercemar, padahal bukanlah MUI yang mengeluarkan fatwa haram tersebut. Fatwa pengharaman Facebook itu dilontarkan oleh FMPP (forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri) se – Jawa Timur dan FMPP merekomendasikan kepada MUI agar fatwa haram itu segera dikeluarkan. Dan sampai sekarang MUI tidak mengeluarkan fatwa haram tersebut, karena memang tidak alasan yang kuat untuk mengharamkan hal itu. Dan pernyataan dari FMPP itupun sampai sekarang masih kontroversial karena ada yang mengatakan Facebook diharamkan, dan ada juga yang mengatakan penggunaan Facebook yang menyimpang itu yang haram.

Pembaca tulisan ini dan seluruh pengguna Facebook saya kira akan sepakat bahwa bukan Facebooknya yang salah, tetapi orang yang menggunakan media Facebook itu yang salah. Karena kalau Facebook itu sifatnya netral tergantung siapa yang menggunakannya. Sama seperti penggunaan friendster, chatting,ataupun handphone sebagai piranti komunikasi. Dan kita tidak pungkiri bahwa memang ada oknum yang berbuat negatif dengan memanfaatkan teknologi Facebook, dan itu yang mungkin terlihat oleh FMPP sehingga mereka sepakat mengeluarkan fatwa haram, padahal banyak sekali manfaat yang bisa dapatkan di Facebook seperti bisa memperluas jalinan pertemanan dan silaturrahim, bisa juga untuk membangun bisnis, bahkan Facebook juga bisa kita manfaatkan sebagai media dakwah dengan saling memberikan taushiyah.

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 21.36 WIB 26 Mei 2009


Mengenal Kepribadian Orang

May 23, 2009

Apa yang membuat orang lain mirip (atau berbeda) dengan kita? Dalam kehidupan sehari-hari kita cenderung digolongkan dalam suatu kelompok tertentu, entah melalui sifat, suku, tanda-tanda fisik, dll. Dalam suatu kelompok, kita dituntut untuk bisa berapadtasi “menyerupai” mereka. Di sekolah, anak-anak harus memakai seragam yang sama dan belajar dengan cara yang sama. Di kantor keadaan juga tak jauh beda. Lalu apa sebenarnya yang membedakan (dan menyamakan) kita dengan orang lain?
Dalam Personality Plus, Florence Littauer menerangkan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan suatu kepribadian dasar yang akan berpengaruh sepanjang kehidupan orang tersebut.Dia membagi semua watak dasar manusia ke dalam empat golongan besar: Melankolis, Sanguinis, Flegmatis, dan Koleris. Yang membedakan antara seseorang yang satu dengan yang lainnya adakah watak dasar ini. Ada orang yang dasarnya Flegmatis, dia akan bertentangan (atau cocok) dengan orang lain yang berwatak Koleris. Demikian pula dengan Sanguinis dan Melankolis.
Kepribadian dasar manusia (menurut Littauer) berasal dari empat watak dasar ini. Setiap manusia mempunyai keempat watak dasar tersebut, tapi hanya ada dua yang berpengaruh, dan satu yang paling mendominasi. Keempat watak tersebut berbeda komposisinya setiap orang, yang menyebabkan perbedaaan kepribadian pada setiap manusia. Dari kepribadian dasar ini kemudian, manusia dibawa ke dalam kotak-kotak kehidupan yang lain. Mereka kemudian dibentuk oleh keluarga, lingkungan, lembaga-lembaga, dll sehingga makin menjauhkan perbedaan kepribadian setiap orang.
Seorang yang didomonasi Sanguinis cenderung ceria, bersosial dengan orang banyak, berpikir secara ‘acak’, dan menjauhi aturan yang mengikat. Dia mempunyai selera humor yang bagus, banyak bicara, dan menjadi pusat perhatian karena keceriaannya. Dia juga orang yang berantakan, susah diatur, mempunyai emosi yang tak menentu, dan gampang berubah pikiran. Sanguinis berpikiran optimis, ekstrovert, dan terpengaruh emosi.
Seorang Sanguinis akan ‘bermasalah’ jika diminta bekerjasama dengan Melankolis. Karena Melankolis mempunyai kecenderungan bekerja dengan rapi, menyendiri, dan menuntut kesempurnaan. Seorang Melankolis memikirkan sesuatu secara mendalam (terkadang berlebihan) dan menuntut hal-hal yang ideal. Dia juga seorang yang cenderung mempunyai kecerdasan lebih tinggi dalam bidang sains dan seni. Oleh karena mempunyai perasaan yang mendalam, ciri khas lainnya adalah romantis, puitis, mencintai dan membenci sesuatu sepenuh hati dan untuk waktu yang tidak sebentar. Melankolis berpikiran pesimis, introvert, dan terpengaruh emosi.
Sedangkan Koleris dilahirkan untuk mendominasi di antara manusia-manusia yang lain. Dia seorang yang cenderung berkuasa, suka mendominasi orang lain, dan berambisi untuk memperoleh apa yang diinginkan. Koleris suka menjadi pusat perhatian karena kekuatan kekuasaannya, karena itu pula dia mempunyai jaringan sosial yang besar. Karena bersifat mandiri, terkadang dia memaksakan kehendak pada orang lain dan bermasalah bekerjasama dengan orang yang lain tidak menyukai ‘caranya’. Saat semua orang tertekan dan tak tahu apa yang harus dilakukan, dia akan muncul untuk mengambil alih dan memimpin. Koleris berpikiran optimis, ekstrovert, dan tak terpengaruh emosi.
Flegmatis mungkin adalah ‘air’ yang tenang dan dingin. Saat semua kegilaan, tuntutan, dan paksaan dari Sanguinis, Melankolis, dan Koleris, Flegmatis akan diam dan berkata, “biasa saja lah”. Dia adalah pihak yang cenderung menjauhi konflik, menjadi pihak penengah saat konflik, dan menjadi pengikut yang tak banyak membantah. Kehidupannya sering berjalan karena mengikuti arus kebanyakan orang. Dia juga orang yang cenderung tidak beremosi, oleh karenanya dia terlihat tidak bersemangat dan ‘biasa saja’. Flegmatis berpikiran pesimis, introvert, dan tak terpengaruh emosi.
Dalam kehidupan nyata, watak-watak dasar itu bercampur dalam diri setiap orang, dan terkadang memunculkan konflik kepribadian (tergantung campurannya). Misalnya seorang yang didominasi Melankolis-Sanguinis. Di satu sisi, dia adalah orang yang menuntut idealisme, dan di sini lain dia mudah berubah pikiran. Atau seorang Flegmatis/Koleris yang terkadang ingin menjadi pengikut saja, tapi dia tak tahan melihat sebuah kumpulan yang tak terpimpin. Maka campuran seperti ini adalah campuran yang bersifat tarik-menarik. Watak mereka secara berganti mendominasi dan sulit ditebak, tergantung pada situasi dan kondisi.
Ada pula campuran yang bersifat saling melengkapi. Seperti Sanguinis/Flegmatis yang merupakan seseorang yang baik dalam persahabatan. Dia adalah kombinasi antara seorang yang ceria dengan pendengar yang setia. Atau Koleris/Melankolis yang hebat dalam kepemimpinan. Gabungan antara kerapian, kesempurnaan dan kekuatan memimpin.
Sementara campuran seperti Koleris/Sanguinis dan Melankolis/Flegmatis disebut campuran alami. Karena pada masing-masing mereka sesuai dengan orientasi sosialnya, yang satu ekstrovert, dan yang lain introvert.
Pada bagian akhir, Littauer menekankan pentingnya menghargai perbedaan. Bukan saja menuntut perbedaan dari orang lain, tapi juga menghargai perbedaan orang lain. Karena ada orang yang senang tampil beda tapi tidak menghargai orang lain.
Akhir dari semua ini adalah kebijaksanaan. Orang yang mengetahui makna perbedaan akan berusaha menjadi bijak dalam setiap keadaan. Dia akan berusaha menyeseuaikan diri dengan orang lain. Karena orang yang hebat bukan lah yang membanggakan kepribadiannya. Orang yang hebat ialah orang yang bisa mengambil hikmah dan kebaikan dalam setiap perbedaan kepribadian.

Dikutip dari http://id.shvoong.com/books/self-improvement/1859319-personality-plus-kepribadian-plus/


Kiat Meningkatkan Nilai IPK

May 23, 2009

Mas Romi, bagaimana ya teknik meningkatkan nilai IPK saya. Selama ini nilai IPK saya di bawah 3 terus nih. Tolong saya mas. (Nanang, Padang)

Haaareee geenee IPK masih rendah? ;) Ok untuk siswa atau mahasiswa yang bermasalah dengan nilai raport dan IPK, sepertinya perlu mengikuti kiat yang selama ini saya lakukan. Kiat yang saya lakukan adalah best practice, terbukti bin manjur bisa meraup dolar eh maksud saya nilai yang memuaskan, sudah saya buktikan sejak saya bersekolah di SMA dan 10 tahun di jurusan computer science di Saitama University. Kiatnya pasti banyak ya? Oh tidak, justru sangat sedikit, cuman ada dua. Kiatnya pasti nyontek ulangan atau copy paste tugas mandiri? Tidak sama sekali. Kiat saya halal dan toyib, jauh dari unsur kemaksiatan dan perbuatan tidak terpuji lain. Tertarik? Ikuti terus artikel ini.

Nah kiat mendapatkan nilai raport dan IPK tinggi itu hanya ada dua:

1.Kejar nilai untuk mata pelajaran atau mata kuliah yang secara umum tidak terlalu disenangi siswa/mahasiswa. Apa itu? Oh banyak, contohnya geografi, agama, kesenian, dsb atau untuk yang kuliah di jurusan computing, ada fisika dasar, teknik kompilasi, automaton/formal language, dsb. Lakukan survey kecil-kecilan ke temen seangkatan atau kakak angkatan, saya yakin banyak sekali mata kuliah yang tidak digemari mahasiswa. Intinya di mata kuliah yang diemohi mahasiswa itu, mereka biasanya down nilainya. Nah ini dia kesempatan kita, di saat nilai mereka “pasti rendah”, kita berdjoeang untuk nilai “pasti tinggi” … hehehe. Nah hasil dari tahap satu yaitu kalau ada IPK khusus untuk “mata kuliah tidak populer” kita pasti nomor satu :)

2.Sudah mantab dengan langkah satu? Langkah dua adalah jangan berhenti, lanjutkan mengejar nilai untuk mata pelajaran atau mata kuliah yang secara umum disenangi siswa/mahasiswa … hehehe. Belajar keras, kerjakan semua tugas, kalau perlu kejar terus dosen kalau ada yang masih nggak ngerti di mata kuliah “populer” itu. Kalaupun kita tidak bisa mendapatkan nilai sempurna alias sedang-sedang saja ya nggak apa-apa, asal sudah berusaha. Yang pasti karena IPK adalah nilai kumulatif dari mata kuliah “tidak populer” dan “populer”, total nilai kita akan tetap tinggi tho. Lha kan kita sudah jadi the first rank untuk mata kuliah “tidak populer” … hihihi.

Akhir semester silakan dilihat nilai IPK atau raportnya, saya yakin nilai anda akan meningkat. Kalau masih belum naik, lanjutkan tahap 1 dan 2 di semester berikutnya. Kalaupun sampai akhir kuliah tidak naik-naik juga, ya apa boleh buat, memang level kekuatan anda seperti itu. Mungkin anda kurang berdoa, kurang sholat malam atau kurang puasa senin-kamis, sehingga ridha dan “lucky” dari yang Diatas tidak menyertai anda. Tapi jangan khawatir, IPK bukan segalanya, masih banyak cara lain dan perlu juga dicatat banyak orang sukses yang IPKnya hancur kok. Untuk yang sudah ber-IPK bagus, jangan cepat puas apalagi sombong dan takabur, karena faktor-faktor itulah yang membuat orang seperti anda tidak sukses ketika masuk ke dunia kerja.

Terakhir, sekali lagi, IPK nggak penting karena hanya masalah dasar saja. Makanya, kalau IPK yang dasar saja sudah jatuh duluan, gimana yang lain … hehehe

Dikutip dari http://romisatriawahono.net/2008/03/15/kiat-meningkatkan-nilai-ipk/


DARI BANK MENUJU NERAKA

May 16, 2009

islamicfinanceBerbicara masalah bank tentu bukanlah sebuah hal yang aneh lagi di era globalisasi sekarang ini, kalau dulu mungkin kita menyimpan uang di bawah kasur dengan segala resikonya sekarang di atas kasur kita bisa sambil tidur-tiduran bertransaksi keuangan (menyimpan, mengambil, ataupun mentransfer) hanya dengan menekan keypad hp kita dengan memanfaatkan teknologi sms banking atau internet banking.

Itulah satu dari sekian banyak manfaat dari sebuah bank yang hingga saat ini terus berinovasi demi memberi kemudahan nasabahnya dalam melakukan transaksi keuangan mereka. Tapi tahukah Anda dengan segala macam kebaikannya bank juga ternyata bisa membawa kita ke dalam kesengsaraan abadi (neraka, red) jikalau kita tidak pandai-pandai memilih jasa perbankan yang akan kita gunakan.

Penulis yakin pembaca sekalian pasti pernah mendengar istilah riba, nah hal inilah yang disadari atau tidak masih sering disepelehkan oleh kebanyakan orang bahkan aktivis dakwah sekalipun. Padahal sekarang sudah banyak bank syariah yang akan menghindarkan kita dari praktik riba, seperti Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, dll. Selain bank, asuransi dan jual beli kredit juga bisa menjadi tempat praktik riba, sebagai jawabannya sekarang telah ada berbagai asuransi dan jual beli kredit syariah seperti asuransi Takaful, FIF Syariah, dll. Ternyata perlu kita pahami bersama bahwa riba bukan perkara biasa yang bisa disepelehkan. Berikut adalah beberapa keburukan riba berdasarkan dalil Al Quran dan sunnah yang penulis kutip dari tulisan ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag. situs http://www.eramuslim.com.

1. Orang yang memakan riba, diibaratkan seperti orang yang tidak bisa berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan, lantaran (penyakit gila). (QS. 2 : 275).

2. Pemakan riba, akan kekal berada di dalam neraka. (QS. 2 : 275).

3. Orang yang “kekeh” dalam bermuamalah dengan riba, akan diperangi oleh Allah dan rasul-Nya. (QS. 2 : 278 – 279).

4. Seluruh pemain riba; kreditur, debitur, pencatat, saksi, notaris dan semua yang terlibat, akan mendapatkan laknat dari Allah dan rasul-Nya. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Jabir ra bahwa Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, yang memberikannya, pencatatnya dan saksi-saksinya.” Kemudian beliau berkata, “ Mereka semua sama!”. (HR. Muslim)

5. Suatu kaum yang dengan jelas “menampakkan” (baca ; menggunakan) sistem ribawi, akan mendapatkan azab dari Allah SWT. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Abdullah bin Mas’ud ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah suatu kaum menampakkan (melakukan dan menggunakan dengan terang-terangan) riba dan zina, melainkan mereka menghalalkan bagi diri mereka sendiri azab dari Allah.” (HR. Ibnu Majah)

6. Dosa memakan riba (dan ia tahu bahwa riba itu dosa) adalah lebih berat daripada tiga puluh enam kali perzinaan. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Abdullah bin Handzalah ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Satu dirham riba yang dimakan oleh seseorang dan ia mengetahuinya, maka hal itu lebih berat dari pada tiga puluh enam kali perzinaan.” (HR. Ahmad, Daruqutni dan Thabrani).

7. Bahwa tingkatan riba yang paling kecil adalah seperti seorang lelaki yang berzina dengan ibu kandungnya sendiri. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Abdullah bin Mas’ud ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Riba itu tujuh puluh tiga pintu, dan pintu yang paling ringan dari riba adalah seperti seorang lelaki yang berzina dengan ibu kandungnya sendiri.” (HR. Hakim, Ibnu Majah dan Baihaqi).

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 09.30 WIB 12 Mei 2009


Menuai Sejarah Emas Baru di UKM KARISMA

May 2, 2009

3Sebuah amanah hasil keputusan Musyawarah Besar pada tanggal 30 Rabiul Tsani 1430 H/ 26 April 2009 telah menyepakati sebuah penyempurnaan nama LDK Politeknik Negeri Sriwijaya yang dulunya bernama LDK AL ISLAM menjadi UKM KARISMA (KELUARGA TARBIYAH ISLAMIYAH).

Wacana pergantian nama ini sebenarnya sudah muncul ke permukaan semenjak MUBES tahun lalu tepatnya tanggal 27 Januari 2008, namun tampaknya karena keterbatasan waktu dan lain sebagainya kesepakatan MUBES tahun lalu hanya sebatas penyempurnaan nama LDK kami yang pada tahun sebelumnya bernama UKM ROHIS AL ISLAM menjadi UKM LDK AL ISLAM.

Terkait penyempurnaan nama LDK ini bukanlah sebuah hal yang bersifat  dadakan tapi sudah menjadi bahan perenungan dari berbagai saran, nasihat, serta kritikan yang lumayan sering masuk ke telinga. Alasan yang mendasari penyempurnaan nama ini adalah pertama banyak menimbulkan ambigu di beberapa orang baik di kalangan mahasiswa ataupun birokrat di kampus kami sendiri, karena LDK kami dalam struktural ORMAWA  (Organisasi Mahasiswa) di kampus berada di tingkatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan berkoordinasi dengan BEM. Jadi ketika harus menggunakan nama UKM LDK AL ISLAM akan terdapat dua kata yang membingungkan karena dipakai bersama yakni UKM dan LDK, UKM = Unit Kegiatan Mahasiswa sedangkan LDK = Lembaga Dakwah Kampus sepertinya agak menimbulkan kontradiktif makna. Jadi kami menyepakati memakai nama UKM KARISMA, dan KARISMA sendiri merupakan sebuah bentuk dari LDK meskipun tidak secara formal ditulis dalam manhaj (pedoman) organisasi. Alasan kedua karena nama LDK yang dipakai sebelumnya yakni AL ISLAM terasa kurang terasa maknanya sebagai nama sebuah lembaga dakwah kampus, karena memang ISLAM yang menjadi asas dalam pergerakan organisasi ini.

Mengapa Harus KARISMA

Sedikit mengingat kembali suasana sidang komisi B pada saat MUBES kemarin, di komisi B diberi amanah untuk membahas AD/ ART Organisasi termasuk di dalamnya mengenai nama LDK itu sendiri.

Sidang komisi yang dipimpin Akh Alminata Hussein ini menyepakati bahwa komisi B hanya menetapkan nama-nama usulan (rekomendasi), nantinya yang menyepakatinya bersama adalah seluruh peserta MUBES pada saat sidang pleno. Munculah tiga buah opsi nama pertama Fii Sabilillah, kemudian KARISMA (Keluarga Tarbiyah Islamiyah), dan terakhir GHIROH AL ISLAM.

Saya tidak akan memaparkan filosofi mengenai dua nama yang belum disepakati di atas, tapi cuma akan menjelaskan sebuah filosofi mengapa harus KARISMA?

KARISMA (Keluarga Tarbiyah Islamiyah) terdiri dari tiga buah suku kata keluarga, tarbiyah, dan islamiyah. Sebelum menelusuri makna tersirat tiga kata tersebut KARISMA sendiri kalau kita lihat konteks katanya sendiri “KARISMA” sudah mempunyai makna yang baik yakni menunjukkan sebuah kekhasan tersendiri. Sedikit intermezzo terkait dengan pemilihan nama KARISMA ini sempat juga terdengar sedikit celotehan yang menggelitik dari kader yang mengatakan bahwa, “wah LDK kita ada di Palembang Indah Mall (PIM) ya”, memang di PIM terdapat sebuah toko buku yang mempunyai kesamaan nama, namun tidak menutup kemungkinan suatu saat LDK KARISMA benar-benar ada di PIM, amiiin.

Kita balik ke topik lagi,

Keluarga, mendengar kata keluarga rasanya naluri perasa kita akan mendapatkan sinyal perasaan yang sama akan sebuah nilai kasih sayang yang tulus, saling tolong menolong, dan keterbukaan, dan masih banyak lagi nilai-nilai kekeluargaan yang amat sangat penting kita terapkan dalam budaya berorganisasi kita. Itulah kenapa kami memilih keluarga.

Tarbiyah, secara harfiah (bahasa) tarbiyah berasal dari bahasa Arab yang kalau kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia mempunyai arti pendidikan. Tetapi penggunaan kata tarbiyah sendiri di kalangan aktivis dakwah biasanya sudah mewakili maknanya sebagai sebuah pendidikan/ pembinaan keIslaman. Tanpa tarbiyah maka sungguh hanya ada kehampaan dan kehambaran yang ada dalam lembaga dakwah kampus ini, karena pondasi dasar dakwah ini dibangun dari tarbiyah.

Islamiyah, kata terakhir ini menunjukkan penekanan saja bahwasannya dakwah ini adalah dakwah Islam, pendidikan atau pembinaan kader yang dilakukan rutin di tiap minggu merupakan proses pentransferan nilai-nilai Islami kepada objek dakwah dalam hal ini mahasiswa.

Semoga langkah yang kami tempuh ini adalah langkah-langkah terbaik dan terarah dari Sang Maha Kuasa guna terus bergerak dengan hanya satu tujuan hanya Allah semata, dan terus memantapkan eksistensi LDK di kampus tercinta Politeknik Negeri Sriwijaya.

Sepucuk surat terbuka untuk pengurus UKM KARISMA 2009-2010

Ikhwan dan akwat fillah yang rahmati Allah SWT,

Rasa syukur kita kepada Allah SWT akan curahan dan limpahan nikmat-Nya yang tak terhingga kepada kita hamba-Nya, tanpa takdir dan hidayah-Nya mungkin kita tidak akan berjalan di atas rel dakwah yang sedang kita lalui sekarang ini, sebuah rel yang menjanjikan kita dengan tempat pemberhentian indah bernama Surga. Shalawat beriring Salam kita sampaikan kepada Qudwah wal Uswah, Murobbi kita Nabi Muhammad SAW.

Ikwan dan akhwat fillah,

Regenerasi adalah sebuah keniscayaan, tetapi akanlah sangat merugi dan celakalah kita jikalau proses regenerasi itu tidak kita hiasi dengan satu kata yang kita sebut PERUBAHAN. Perubahan yang saya maksud tentunya perubahan ke arah yang lebih baik.

Satu dekade lebih kita telah mewarnai kampus POLSRI dengan cahaya Islam yang terang dan menyejukkan Telah begitu banyak deraian keringat yang mengalir dari pori-pori aktivis dakwah kampus ini, ide-ide cemerlang juga telah banyak terlahir dari karunia akal pikiran yang tak kenal lelah berpikir dan memeras otak, berjuta atau mungkin berpuluh-puluh juta rupiah telah melayang dari kantong kas LDK ataupun kantong pribadi kader tanpa kesia-siaan.

Hari ini dakwah semakin terbuka dengan segala kebaikan dan keburukannya, sedikit memakai istilah Kang Ridwansyah Yusuf Achmad (Kepala GAMAIS ITB 07-08) pola gerak dakwah sekarang ini adalah Post-Modern Islamic Movement artinya dalam mengambil kebijakan dan melakukan pemahaman nilai atau value terhadap kader haruslah berdasarkan data dan rasionalitas sebagai guardian (pelindung) dalam mengambil kebijakan.

Dakwah era baru sekarang ini juga membutuhkan kader-kader dakwah yang memiliki ketawazunan (keseimbangan) dalam akademik dan organisasinya. Itulah kenapa sekarang ini LDK mulai diarahkan “Menuju LDK Berbasis Kompetensi”. Artinya setiap potensi akademik kader harus dimanfaatkan guna menopang lahan kerja dakwah yang semakin meluas. Bukankah akan lebih mudah melakukan pendekatan terhadap objek dakwah kalau kita memiliki IPK yang tinggi.

Selain itu juga kepribadian kader LDK yang terkadang masih terkesan esklusif harus segera diubah menjadi sosok kader yang inklusif. Sosok kader inklusif adalah sosok kader yang mampu menempatkan dirinya dimanapun dia berada baik di kelas, di lingkungan rumah, ataupun dalam urusan birokrasi kampus.

Dan mungkin salah satu hal penting yang belum terlihat di LDK kita adalah pencampaian terhadap visi dakwah kampus itu sendiri. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa visi dakwah kampus secara nasional adalah

“Adanya suplai alumni yang berafiliasi kepada Islam serta Optimalisasi peran kampus dalam mentransformasikan masyarakat menuju masyarakat islami”

Yang kita tekankan terlebih dahulu adalah di bagian kalimat “adanya suplai alumni yang berafiliasi kepada Islam”. Mungkin hal ini disebabkan juga oleh faktor akademik yang hanya tiga tahun kuliah, sehingga menyebabkan kekurang matangan dan belum siapnya kader membawa Risalah mulia ini dalam dunia kerja nyata ataupun ke dalam masyarakat.  Sepertinya dalam urusan satu ini menjadi PR besar untuk segera diselesaikan dan dicarikan solusi terbaiknya.

Banyak sekali sekarang ini media yang bisa kita manfaatkan untuk menambal sisi-sisi yang bolong di LDK kita. Salah satunya melalui buku yang sekarang ini sedang tumbuh pesat mengangkat tema-tema dakwah kampus seperti : Risalah Manajemen Dakwah Kampus, Pedoman Lembaga Dakwah Kampus, Rekayasa Dakwah Kampus, Analisa Instan Problematika Dakwah Kampus, kesemua buku yang saya sebut ini terbitan dari GAMAIS Press yang merupakan anak perusahaan dari GAMAIS Corporation yang dimiliki oleh LDK GAMAIS ITB.

Ikwah dan akhwat fillah,

Dalam tulisan ini juga saya ingin menyampaikan pesan-pesan yang insya Allah jikalau ada hikmah yang bisa di ambil tolong direnungkan dan di manfaatkan, dan jikalau ada kesalahan mohon saya diingatkan.

Bismillahirrahmaanirrahiim,

UKM KARISMA mempunyai chance (kesempatan) yang besar untuk bisa berkembang lebih baik dan lebih cepat, salah satunya karena hubungan dengan pihak Lembaga sudah semakin membaik. Titik tekan yang saya harapkan adalah mengenai legalitas mentoring.

Untuk seluruh pengurus UKM KARISMA 09-10,

  • Barisan yang kokoh dan solid adalah sebuah starting point yang baik dalam menjalankan satu tahun masa kepengurusan.
  • Budaya kekeluargaan diharapkan benar-benar diterapkan dalam kehidupan berorganisasi.
  • Perlu juga diketahui Ketum yang baru sekarang ini mempunyai tipe kepribadian yang sama dengan saya yakni Plegmatis perpaduan melankolis, tipe kepribadian Plegmatis ini mempunyai beberapa sisi-sisi kekurangan yang dengan amal jama’i inilah kita bisa saling melengkapi kekurangan tersebut dengan potensi yang ada di setiap kader, diantara kekurangan kepribadian Plegmatis adalah agak susah membuat keputusan.

Untuk Ketua Umum UKM KARISMA 09-10,

  • Unsur ruhiyah (ibadah) merupakan unsur urgen yang musti selalu diingatkan dan ditingkatkan ke seluruh kader dan jajaran pengurus
  • Saya amat yakin dengan kemampuan antum dan juga didukung tipe kepribadian antum yang Plegmatis, antum bisa merangkul semua kader, pengurus, mahasiswa ‘ammah, dan seluruh civitas akademika guna melakukan akselerasi LDK menuju arah yang lebih baik

HARI PENDIDIKAN NASIONAL, APAKAH SEKEDAR CEREMONIAL

May 2, 2009

educationHari ini 2 Mei 2009 di seluruh pelosok negeri dari Sabang sampai Merauke memperingati hari penting yakni Hari Pendidikan Nasional, hari yang selalu diperingati di setiap tahun dengan cara menggelar upacara di setiap instansi pendidikan seperti sekolah, Diknas, dll.

Apakah ini sekedar ceremonial belaka tanpa makna yang berarti bagi kemajuan pendidikan itu sendiri???

Meneropong dunia pendidikan Indonesia sekarang ini, rasanya kita patut bersedih dengan sektor penting ini. Padahal kemajuan bangsa di masa mendatang akan sangat dipertaruhkan oleh generasi mudanya yang sekarang sedang menimba ilmu di sumur-sumur pendidikan baik di sekolah maupun di perguruan tinggi. Ketika generasi muda negeri ini tidak diberikan pendidikan secara benar dan berkualitas tentunya, maka tentulah kemajuan itu akan terasa sangat berat.

Peranan Departemen Pendidikan Nasional sebagai lokomotif gerbong pendidikan Indonesia rasanya belum terlalu menunjukkan prestasi yang membanggakan. Bukannya menjelekkan, tetapi hanya sekedar melihat fakta di lapangan. Sekarang ini di saat kebobrokan Ujian Nasional (UN) kembali terulang, pemerintah khususnya Depdiknas malah mengeluarkan jutaan rupiah uang Negara untuk iklan sekolah gratis. Iklan yang sangat saya yakini bermuatan politis ini bukannya salah, tapi sangat disayangkan momentnya kurang pas. Semestinya pemerintah bisa fokus dulu mencarikan solusi terbaik bagi sistem pendidikan kita khususnya kaitannya dengan Ujian Nasional. Kalau dibiarkan berlarut-larut seperti ini maka guru dan siswa terus akan menjadi korban kebobrokan UN ini, sementara mereka para pejabat Depdiknas tak terlalu berbuat banyak hanya dapat menyaksikan drama UN yang tiap tahun selalu berulang.

Berbicara sekolah gratis sepertinya menjadi topik yang sangat menarik di saat semua kebutuhan hidup sekarang begitu tingginya.Hal ini memang bukanlah hal yang mustahil bagi bangsa kita untuk segera diwujudkan. Menurut informasi yang saya dapatkan sekolah gratis dipelopori oleh dua kabupaten di Indonesia yakni di Jembrangan, Bali dan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Pagi tadi topik sekolah gratis ini juga dibahas dalam acara Apa Kabar Indonesia yang ditayangkan salah satu televisi swasta. Menurut pengamat pendidikan Bapak Darmaningtyas yang menjadi narasumber pada acara tersebut, sekolah gratis memang bukanlah sebuah kemustahilan, berdasarkan hitung-hitungan pak Darmaningtyas pendapatan negara kita yang 2/3 nya di dapat dari pajak amatlah cukup merealiasikan hal tersebut, asalkan kata beliau jangan ada pejabat yang mencoba meraup uang-uang tersebut untuk dimasukkan ke kantong pribadi (korupsi). Tapi tentu harapan kita semua nantinya sekolah gratis tetap harus memprioritaskan kualitas.

Kalau di tingkatan sekolah wacana yang beredar adalah sebuah titik kemudahan untuk mendapatkan pendidikan bagi semua kalangan masyarakat dengan di gratiskannya pendidikan, lain lagi kalau kita sedikit menengok ke dunia perguruan tinggi. Sepertinya terjadi ketidaksinkronan antar ke dua hal tersebut. Wacana yang sudah lama berkembang di dunia kampus adalah mengenai ditetapkannya UU BHP (Badan Hukum Pendidikan), sedikit memberikan gambaran singkat bahwa UU BHP ini adalah semacam bentuk komersialisasi pendidikan, jadi perguruan tinggi diberi kebebasan secara mandiri untuk mengelolah keuangan kampusnya. Dan dalam pelaksanaanya biasanya dibutikan dengan dinaikkanya uang SPP oleh pihak perguruan tinggi. Maka dapatlah kita pastikan ketika biaya SPP tinggi maka hanya akan ada mahasiswa kelas menengah ke atas yang bisa menikmati kuliah. Ini amat terbalik dengan sekolah gratis. Memang pemerintah memaparkan sudah ada solusi dari UU BHP ini yakni dengan adanya beasiswa bagi mahasiswa yang ekonominya menengah ke bawah, tetapi saya pikir hal itu tidak terlalu menggembirakan bagi sebagian besar masyarakat menengah ke bawah tersebut. Karena yang namanya beasiswa pastilah mempunyai batasan-batasan tertentu sebagai persyaratan.

Selain akan berpengaruh kepada masyarakat kelas menengah ke bawah tersebut, juga akan mempunyai efek kepada mahasiswa yang berkesempatan mengeyam kuliah dengan biaya yang selangit tersebut. Nantinya ditakutkan setelah mereka terjun ke dunia kerja mereka akan menanamkan satu tujuan dulu yakni mengembalikan modal kuliah mereka yang besar. Katakanlah dokter misalnya, ketika hal tersebut terjadi maka dokter-dokter tersebut akan memprioritaskan bagaimana caranya uang yang mereka bayarkan pada saat kuliah harus segera kembali, sedangkan kesembuhan dan cara pengobatan terbaik kepada pasien di nomor duakan. Selain itu juga dengan orientasi uang nantinya ditakutkan juga perguruan tinggi bakalan mengesampingkan kemampuan intelektual dari calon mahasiswa itu sendiri, saya ambil contoh lagi misalnya untuk masuk ke FK perguruan tinggi tersebut menetapkan biaya tertentu tanpa melihat lagi kemampuan akademis dari calon mahasiswanya asalkan ada uang bisa kuliah di FK. Saya yakin anda juga sudah bisa membayangkan bagaimana nantinya dokter-dokter yang dihasilkan, hal-hal tersebutlah mungkin menjadi latar belakang belakangan ini banyak terjadi kasus mal praktik.

Semoga tulisan ini bisa sedikit menguggah para pembuat kebijakan pendidikan di negeri ini, agar selalu memprioritaskan kualitas pendidikan. Saat ini Indonesia dalam peringkat Indeks Pembangunan Manusia yang baru direvisi oleh UNDP (United Nation Development Programme) tahun 2008 tadi menempatkan Indonesia di posisi 108 dari 179 negara, dan posisi ini jauh di bawah Brunei Darusslam (27), Singapura (28), dan Malaysia (63). Sementara itu kalau dalam peringkat perguruan tinggi dunia (World University Ranking) perguruan tinggi terkemukan di Indonesia baru bisa menempati peringkat 287 yakni Universitas Indonesia, lalu disusul ITB (315) dan UGM (360).

Ditulis oleh Satriawan Wijaya, pukul 21.00 WIB 2 Mei 2009


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.